Sumatera Barat — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi meluncurkan program tebar kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah dengan fokus pada distribusi yang lebih merata. Program ini ditujukan khusus untuk wilayah yang selama ini sulit dijangkau oleh bantuan hewan kurban, termasuk daerah terpencil dan kawasan terdampak bencana.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyurati seluruh OPD, BUMD, dan BUMN untuk ikut berpartisipasi dalam program tebar kurban ini. Setiap OPD minimal menyumbangkan satu ekor sapi yang akan dikumpulkan untuk didistribusikan ke berbagai daerah di Sumbar.
Strategi ini dirancang untuk memastikan daging kurban mencapai masyarakat yang paling membutuhkan. Prioritas utama penyaluran adalah daerah terpencil, wilayah terdampak bencana, serta kawasan yang selama ini minim akses terhadap bantuan kurban dari pihak lain.
Program ini memiliki keunikan tersendiri dengan memprioritaskan penggunaan sapi lokal. Langkah ini tidak hanya memenuhi kebutuhan kurban, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi peternak di berbagai daerah di Sumatera Barat.
Pemprov Sumbar juga membuka ruang bagi usulan masyarakat terkait daerah-daerah yang membutuhkan distribusi daging kurban. Hal ini memastikan penyaluran lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan.
Diperkirakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, meskipun penetapan resmi masih menunggu hasil sidang isbat yang akan dilakukan pemerintah. Dengan jadwal ini, persiapan logistik dan koordinasi antar OPD terus dimatangkan untuk memastikan program berjalan lancar pada saat perayaan.
Program tebar kurban bukan inisiatif baru bagi Pemerintah Provinsi Sumbar. Setiap tahun, Pemprov telah mengagendakan bantuan hewan kurban yang dikoordinasikan melalui kerjasama dengan BUMD. Namun, tahun ini program diperkuat dengan penetapan target yang lebih jelas dan melibatkan partisipasi yang lebih luas dari seluruh elemen pemerintahan daerah.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemprov Sumbar untuk memastikan perayaan Idul Adha menjadi momentum berbagi yang inklusif, menjangkau seluruh lapisan masyarakat termasuk mereka yang tinggal di daerah-daerah terisolir dan sulit mendapat akses ke layanan publik.