Pasaman Barat — Bupati Yulianto menerima rombongan Panitia Porprov Sumbar di rumah dinasnya Jumat malam (1/5/2026) untuk membahas persiapan penyelenggaraan ajang bergengsi tersebut. Pertemuan dipimpin Ketua Pelaksana Porprov Dr. Septri bersama pengurus KONI Sumbar dan KONI Pasaman Barat.
Kabupaten Pasaman Barat ditunjuk menyelenggarakan kompetisi balap motor dan arung jeram. Awalnya hanya satu cabang olahraga yang direncanakan, namun berkaitan peningkatan antusiasme daerah, tanggung jawab bertambah menjadi dua cabang.
Bupati Yulianto menekankan bahwa kepercayaan ini harus diimbangi persiapan infrastruktur mumpuni dan performa atlet gemilang. "Saya meminta KONI Pasaman Barat untuk mempersiapkan para atlet sebaik mungkin. Perlu diingat bahwa prestasi di ajang Porprov adalah simbol harga diri dan kebanggaan daerah kita," ujarnya.
Yulianto melihat peran sebagai tuan rumah memiliki dampak berlipat ganda bagi perekonomian lokal. Kehadiran kontingen dan penonton dari berbagai daerah diproyeksikan dapat menumbuhkan usaha mikro menengah kecil, meningkatkan kunjungan wisata, dan mendongkrak hunian hotel di Pasaman Barat.
"Porprov ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan instrumen untuk menggerakkan ekonomi daerah," tegasnya dalam pertemuan tersebut.
Dr. Septri memberikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam menyiapkan diri. "Kami melihat Pasaman Barat sangat siap, baik dari aspek pembinaan atlet maupun kesediaan fasilitas tuan rumah," katanya.
Hingga saat ini, 12 daerah telah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah untuk mempertandingkan total 53 cabang olahraga dalam Porprov XVI yang berlangsung 2—14 Oktober 2026 mendatang. KONI Sumbar akan menggelar Rapat Koordinasi Teknis pada 9 Mei untuk menetapkan pembagian tuan rumah dan jumlah cabang olahraga secara definitif.