Madura United sukses mengamankan tiga poin krusial setelah mengalahkan Bali United dengan skor 2-0 dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (5/5). Kemenangan ini membawa Laskar Sapeh Kerrab menjauh dari zona degradasi dan naik ke peringkat ke-14 klasemen sementara.
Madura United langsung menunjukkan dominasi sejak peluit pertama dibunyikan di Stadion Gelora Bangkalan. Bermain di depan pendukung sendiri, tim asuhan Widodo C. Putro ini tidak memberikan ruang bagi Bali United untuk mengembangkan permainan di menit-menit awal laga.
Laga baru berjalan enam menit, Madura United sudah berhasil memecah kebuntuan. Iran Junior menunjukkan kecerdikannya dengan merebut bola tepat di depan kotak penalti tim tamu. Setelah melakukan rangkaian umpan pendek dan kerja sama satu-dua yang apik dengan Sandro, Iran sukses menceploskan bola ke gawang Bali United.
Tuan rumah sebenarnya sempat menggandakan keunggulan pada menit ke-34 melalui aksi Palic. Ia berhasil menyambut umpan matang dari situasi tendangan bebas dan menggetarkan jala lawan. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena Palic sudah lebih dulu berdiri dalam posisi offside.
Sandro nyaris mencatatkan namanya di papan skor sebelum turun minum. Memanfaatkan kesalahan backpass pemain lawan, ia berhasil melewati Kadek Arel dan mengecoh kiper Bali United. Sayangnya, tembakan Sandro dari sudut sempit masih meleset dari sasaran.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Pada menit ke-55, tekel keras Andika di dalam kotak terlarang berbuah penalti untuk Madura United. Junior Brandao maju sebagai eksekutor dengan gaya ancang-ancang berjalan yang khas.
Namun, kiper Bali United, Hauptmeijer, tampil gemilang dengan membaca arah bola secara tepat. Ia berhasil menepis tendangan Brandao ke sisi kiri gawang, sekaligus menggagalkan ambisi tuan rumah untuk menjauh.
Pertandingan sempat terhenti sejenak ketika wasit meninjau Video Assistant Referee (VAR) terkait dugaan handball oleh Montero saat menghalau bola dalam posisi terjatuh. Wasit akhirnya memutuskan tidak ada penalti karena posisi tangan sang pemain dinilai natural.
Drama kembali berlanjut saat Madura United melakukan serangan balik cepat. Wasit kembali mengecek VAR untuk insiden yang melibatkan Irfan Jaya di kotak penalti Bali United. Irfan terlihat menyenggol bola saat terjatuh ketika mencoba menghadang pergerakan Brandao.
Brandao kembali dipercaya menjadi algojo pada menit ke-75. Meski menggunakan teknik yang sama dengan penalti pertama, kali ini ia lebih tenang. Bola diarahkan ke pojok kiri atas gawang yang gagal dijangkau oleh Hauptmeijer. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Madura United. Berikut adalah posisi kedua tim di klasemen sementara:
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Laskar Sapeh Kerrab untuk terus menjauh dari kejaran tim-tim di zona merah. Sementara bagi Bali United, hasil minor ini tertahan di papan tengah dan gagal merangsek ke posisi lima besar.