PADANG — BMKG Maritim Teluk Bayur merilis prakiraan cuaca yang menyebutkan sejumlah wilayah perairan Sumatera Barat akan diguyur hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari ringan hingga petir, dalam tiga hari ke depan. Kondisi ini disertai gelombang laut yang diprediksi mencapai 2,5 meter.
Informasi yang diterima Kamis (14/5/2026) itu mencakup tiga periode prakiraan. Pada periode pertama, Jumat (15/5/2026) pukul 07.00 WIB hingga Sabtu (16/5/2026) pukul 06.00 WIB, cuaca di seluruh perairan Sumbar diperkirakan berawan hingga hujan sedang.
Potensi hujan petir diprakirakan terjadi pada periode kedua, yakni Sabtu (16/5/2026) hingga Minggu (17/5/2026). BMKG menyebut wilayah perairan Barat Siberut dan Barat Pagai menjadi zona yang harus diwaspadai. Selain itu, potensi petir juga diperkirakan terjadi di wilayah Barat Sipora.
Pada periode yang sama, hujan ringan berpotensi terjadi di perairan Agam-Pasaman Barat, Padang-Padang Pariaman, Pesisir Selatan, serta perairan timur Kepulauan Mentawai, meliputi Timur Siberut, Timur Sipora, dan Timur Pagai. Kecepatan angin pada periode ini berkisar 2 hingga 8 knot dari arah timur hingga timur laut.
BMKG mencatat tinggi gelombang di sejumlah perairan Sumbar konsisten diprediksi mencapai 2,5 meter pada periode 15 hingga 17 Mei 2026. Angin umumnya bertiup dari arah timur hingga utara dengan kecepatan 2 hingga 7 knot pada periode pertama, dan berubah menjadi barat laut hingga utara pada periode ketiga (17-18 Mei).
Untuk periode ketiga, cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan di hampir seluruh wilayah perairan. BMKG juga merilis prediksi pasang surut air laut pada 15 Mei 2026. Pasang diperkirakan terjadi pada pukul 04.00-07.00 WIB dan 16.00-19.00 WIB, sementara surut terjadi pada pukul 10.00-13.00 WIB dan 21.00-00.00 WIB.
BMKG mengingatkan masyarakat pesisir, nelayan, dan pengguna transportasi laut agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca dan gelombang tinggi selama periode tersebut. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG guna memastikan keamanan aktivitas di laut.