PADANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Kota Padang akan diguyur hujan ringan hingga sedang pada Selasa. Prakiraan ini tercantum dalam peringatan dini yang dirilis BMKG untuk sejumlah kota besar di Indonesia.
Prakirawan BMKG, Bintari A, menjelaskan bahwa secara umum terdapat daerah konvergensi yang memanjang di Samudra Hindia Barat Aceh, Sumatera Utara, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Maluku Utara. Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati.
BMKG juga mengeluarkan peringatan untuk beberapa kota besar yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang. Dua kota yang masuk dalam kategori ini adalah Manado dan Nabire.
Sementara itu, selain Padang, sejumlah kota besar lainnya diprakirakan mengalami hujan ringan hingga sedang. Kota-kota tersebut meliputi Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Jakarta, Serang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Mamuju, Palu, Gorontalo, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.
Adapun kota besar yang diprakirakan hanya mengalami kondisi berawan pada hari yang sama, yakni Jambi, Bengkulu, Semarang, dan Pontianak.
Secara terpisah, pada Senin (19/5), BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan menyampaikan peringatan gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatera Utara. Prakirawan Dasmian Sulviani mengatakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Barat Kepulauan Batu, Perairan Barat Kepulauan Nias, dan Samudra Hindia barat Kepulauan Nias pada periode 19 hingga 22 Mei 2026.
Ia menambahkan, terdapat sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat Kepulauan Nias yang berpotensi mendukung pertumbuhan pola angin. Angin di wilayah perairan Sumatera Utara umumnya bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan berkisar antara 6 hingga 22 knot.