Kolaborasi Berkelanjutan, Semen Padang Dukung Pembangunan Huntara di Tiga Wilayah Sumbar

PT Semen Padang menyalurkan 3.310 zak semen untuk pembangunan huntara di Sumatra Barat.
Penulis: Redaksi
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:40:05 WIB

PADANG – PT Semen Padang menyalurkan sebanyak 3.310 zak semen untuk mendukung pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana alam di Provinsi Sumatra Barat. Bantuan tersebut disalurkan ke tiga wilayah yang saat ini menjadi lokasi pembangunan huntara.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyatakan keterlibatan perusahaan dalam pembangunan huntara merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap upaya pemerintah dalam pemulihan pascabencana.

“Sebanyak 181 unit huntara dibangun di tiga titik di Sumatra Barat. Proses pengerjaan melibatkan masyarakat setempat serta bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan BPBD,” ujar Win, Selasa (13/1/2026).

Ia merinci, pembangunan huntara dilakukan di Pasar Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam sebanyak 117 unit. Selanjutnya di Anduring, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 34 unit, serta di Koto Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak 30 unit.

Win berharap kolaborasi antara pemerintah dan industri lokal dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam kondisi darurat bencana, tetapi juga dalam mendukung program pembangunan daerah secara berkelanjutan. Kehadiran huntara tersebut diharapkan mampu menyediakan hunian yang layak dan aman bagi warga terdampak sembari menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi rumah permanen.

Selain bantuan material, PT Semen Padang juga terus hadir melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan sejak hari pertama bencana terjadi. “Bagi kami, kontribusi ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi juga wujud solidaritas dan kepedulian kepada masyarakat yang tengah berupaya memulihkan kehidupannya,” kata Win.

Sementara itu, Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Provinsi Sumatra Barat dan PT Semen Padang, terutama dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Ia menyebutkan kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur diperkirakan mencapai lebih dari 80 persen dari total usulan anggaran sebesar Rp22 triliun. “Kami berharap PT Semen Padang dapat berperan maksimal, terlebih produk yang dihasilkan berupa green cement yang sejalan dengan konsep Green Province yang tengah kami dorong,” ujar Mahyeldi.

Reporter: Redaksi