Gubernur Mahyeldi: Dana Tabungan Warga Harus Kembali ke Sektor Produktif

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Senin, 11 Mei 2026 | 14:48:57 WIB
Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya mengalihkan dana tabungan warga ke sektor produktif untuk mendukung pembangunan daerah.

KOTA SOLOK — Ribuan warga memadati Taman Kota Solok, Minggu (10/5/2026), untuk mengikuti puncak Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari periode 1 Agustus 2025 hingga 31 Maret 2026. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang hadir langsung menekankan pentingnya transformasi tabungan menjadi energi penggerak ekonomi daerah.

"Tabungan tidak boleh berhenti hanya sebagai simpanan. Tabungan harus menjadi energi penggerak ekonomi daerah," ujar Mahyeldi di hadapan peserta.

Menurutnya, setiap rupiah yang ditabung warga ikut menjadi kekuatan pembangunan daerah. Dana yang dihimpun perbankan, lanjut dia, harus kembali disalurkan untuk membiayai sektor pertanian, industri pengolahan, dan pariwisata. Manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat.

Aset Bank Nagari Tembus Rp33,6 Triliun

Direktur Utama Bank Nagari, I Gusti Candra, melaporkan total aset perusahaan mencapai Rp33,6 triliun hingga tutup buku 2025. Jaringan layanan terus diperluas hingga menjangkau daerah kepulauan di Sumatera Barat melalui penguatan kantor layanan, ATM, CRM, EDC, dan layanan digital.

"Bank ini tunduk pada regulasi dan secara berkala diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Alhamdulillah, tingkat kesehatan bank kita berada pada kategori sehat dengan rating yang kuat," kata Gusti Candra.

Hadiah Utama: Toyota Fortuner hingga Paket Umrah

Pada gebyar tahun ini, Bank Nagari menyediakan hadiah utama satu unit Toyota Fortuner, Mitsubishi Xpander, Honda Brio, lima paket umrah, tiga unit Yamaha NMAX, 56 unit Honda Vario 125, serta emas dan berbagai hadiah lainnya. Rangkaian acara berlangsung sejak 8 hingga 9 Mei 2026, dengan puncak pada 10 Mei 2026 di Kota Solok.

Selain pengundian hadiah, masyarakat disuguhkan hiburan rakyat serta promosi berbagai layanan digital perbankan dari Bank Nagari. Acara ini sekaligus menjadi ajang memperkuat literasi keuangan dan membangun budaya menabung berkelanjutan.

Inklusi Keuangan Dorong Pertumbuhan UMKM

Gubernur Mahyeldi menambahkan, peningkatan inklusi keuangan memiliki hubungan erat dengan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Semakin tinggi partisipasi warga dalam layanan perbankan, semakin besar peluang daerah memperkuat pembiayaan sektor produktif, terutama UMKM dan ekonomi kerakyatan yang menjadi tulang punggung perekonomian Sumatera Barat.

"Budaya menabung merupakan fondasi penting dalam membangun ketahanan ekonomi, baik pada tingkat individu, keluarga, maupun daerah," ujar Mahyeldi.

Bank Nagari, menurutnya, tidak hanya berfungsi sebagai lembaga intermediasi keuangan, tetapi juga mitra pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan keuangan hingga ke pelosok. Program Gebyar Hadiah Tabungan disebut sebagai langkah efektif meningkatkan penghimpunan dana masyarakat yang nantinya kembali disalurkan untuk mendukung sektor-sektor produktif.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: mimbarsumbar.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top