Pemkab Pasaman Luncurkan Program 1.000 Lapangan Kerja, Target Tekan TPT 5,29 Persen

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:44:02 WIB
Bupati Pasaman meluncurkan program 1.000 lapangan kerja untuk menekan angka pengangguran.

PASAMAN — Program 1.000 lapangan kerja dicanangkan sebagai solusi jangka menengah mengatasi tingginya angka pengangguran di Kabupaten Pasaman. Inisiatif ini merupakan program unggulan Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian yang dijalankan sepanjang lima tahun masa kepemimpinan mereka.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah, Perdagangan, dan Tenaga Kerja (KUPTK) Pasaman, Ariswan, menegaskan target tersebut tidak bisa dicapai secara instan. Tahun pertama difokuskan untuk membangun pondasi agar peluang kerja terus tumbuh.

Empat Sektor Prioritas Buka Lapangan Kerja Baru

Pemerintah daerah mengarahkan program pada sektor-sektor padat karya yang dinilai mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu tulang punggung strategi ini.

Selain itu, Pemkab Pasaman juga mendorong hilirisasi pangan dan pengembangan industri kecil menengah. Langkah ini diyakini akan membuka keran peluang kerja baru di berbagai penjuru kabupaten.

Petani Milenial hingga Magang ke Luar Negeri

Dinas KUPTK telah menggulirkan sejumlah program inovatif untuk menekan angka pengangguran. Beberapa di antaranya adalah program “Petani Milenial”, magang nasional dan internasional, serta fasilitasi penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

“Kami terus memperkuat pelatihan vokasi dan sertifikasi keterampilan agar tenaga kerja lokal siap bersaing,” ujar Ariswan. Peningkatan kualitas calon tenaga kerja disesuaikan dengan kebutuhan industri yang terus berubah.

Sasar Penyandang Disabilitas dan Perempuan

Program ini dirancang untuk menciptakan ekosistem kerja yang inklusif. Pemerintah daerah merangkul seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, perempuan, dan kelompok rentan lainnya.

Kerja sama dengan sektor swasta terus digalakkan untuk memperluas akses penyaluran tenaga kerja. Kolaborasi ini tidak hanya menambah kuantitas tenaga kerja, tetapi juga membentuk generasi produktif sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Dinamika Pekerja Informal Jadi Perhatian Serius

Pemkab Pasaman menyadari realitas dunia kerja yang semakin kompleks. Peningkatan jumlah pekerja informal dan tuntutan industri modern menjadi tantangan yang harus dijawab dengan kebijakan strategis.

Program 1.000 lapangan kerja merupakan bagian integral dari visi besar “Pasaman Berkarakter, Maju dan Berkelanjutan”. Pemerintah menegaskan target ini bukan sekadar janji politik, melainkan agenda yang akan terus diimplementasikan.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: relasipublik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top