PADANG ARO — Sebuah rumah gadang di pedalaman Sumatera Barat mendunia setelah fotonya dipajang oleh klub sepak bola Juventus. Bukan sebagai sponsor, melainkan latar ilustrasi digital dalam flyer dukungan untuk laga akbar Serie A Italia, Derby Della Mole!, yang mempertemukan Juventus dengan Torino.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Solok Selatan, Pamil Ruskamdani, mengaku terkejut saat mengetahui ikon wisata daerahnya muncul di akun media sosial resmi Juventus. Ia menyebut momen ini secara tidak langsung mempromosikan objek wisata unggulan Solok Selatan ke kancah global.
“Bangga tentunya, ikon wisata SRG, Rumah Gadang Gajah Maram menjadi alat promosi oleh klub sepak bola legendaris, Juventus. Tentu ini juga mempromosikan objek wisata kita di Solok Selatan,” kata Pamil dalam keterangannya pada Senin (25/5/2026) pagi.
Kebanggaan itu tak hanya dirasakan warga Solok Selatan. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, ikut meninggalkan komentar di unggahan Juventus tersebut. Dalam akun resmi klub, ia menulis dalam bahasa Minang, “Koq lai sholat sebelum tandiang, wak do’a an manang. ????,” yang kurang lebih berarti mendoakan kemenangan sambil mengingatkan untuk salat.
Pernyataan gubernur itu sontak menarik perhatian warganet dari Ranah Minang. Banyak yang mengapresiasi cara pemimpin daerah menyisipkan kearifan lokal dalam interaksi digital dengan klub Eropa.
Rumah Gadang Gajah Maram merupakan satu dari ratusan rumah gadang yang berada di Kawasan Seribu Rumah Gadang (SRG), Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Solok Selatan.
Pada tahun 2017, kawasan SRG bahkan pernah dinobatkan sebagai Kampung Adat Terpopuler di Indonesia. Penghargaan itu diberikan karena keindahan arsitektur, nilai sejarah, serta tradisi budaya yang masih terjaga di dalamnya.
Munculnya rumah gadang ini di laman Juventus menjadi bukti lain bahwa kekayaan arsitektur Nusantara mampu bersanding dengan budaya populer global. Perpaduan antara rumah adat Minangkabau dan sepak bola Italia ini juga membuka peluang baru bagi promosi wisata daerah yang lebih kreatif dan tidak terduga.