PADANG — Masyarakat Sumatera Barat yang ingin bepergian selama libur Idul Adha masih bisa mendapatkan tiket kereta api lokal dengan harga mulai Rp5.000. KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan dengan total 46.752 tempat duduk, namun baru 14 persen yang terpesan hingga sehari sebelum masa libur dimulai.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan pihaknya memastikan seluruh layanan berjalan optimal. "Kereta api kini semakin diminati masyarakat karena praktis, ekonomis, nyaman, dan bebas dari kemacetan jalan raya," ujarnya.
KAI mengoperasikan tiga kereta api lokal di Sumatera Barat. KA Pariaman Ekspres melayani 10 perjalanan per hari dengan tarif Rp5.000 dari Pauhlima menuju Naras, menjadi favorit karena akses ke Pantai Gandoriah Pariaman.
KA Minangkabau Ekspres melayani 12 perjalanan per hari, menghubungkan Bandara Internasional Minangkabau dengan pusat Kota Padang. Layanan ini juga dimanfaatkan untuk perjalanan wisata edukatif dan rombongan pelajar.
Adapun KA Lembah Anai melayani enam perjalanan per hari relasi Kayu Tanam–Padang, menawarkan panorama perbukitan dan aliran sungai khas Sumatera Barat.
Tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI. Penjualan dilakukan secara bertahap mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan. Reza mengimbau masyarakat membeli tiket hanya melalui kanal resmi KAI untuk menghindari penipuan.
"Saat ini tiket masih tersedia dan masyarakat dapat merencanakan perjalanannya dengan lebih mudah dan aman," jelas Reza.
KAI tidak menyebutkan adanya penambahan perjalanan di luar jadwal reguler. Ketiga layanan yang ada—KA Pariaman Ekspres, Minangkabau Ekspres, dan Lembah Anai—beroperasi dengan jumlah perjalanan yang sama setiap hari selama periode libur.
Dengan rata-rata 7.792 tempat duduk per hari, KAI menargetkan melayani mobilitas masyarakat untuk berwisata, bersilaturahmi, dan perjalanan keluarga. Keandalan jadwal keberangkatan dan kedatangan terus dijaga selama masa libur.