PADANG — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyerahkan penghargaan kepada empat atlet binaan Polda Sumbar yang berhasil menyabet medali pada kejuaraan internasional di Jepang dan Belgia. Apresiasi berupa piagam ini diberikan langsung di Istana Gubernuran, Padang, Minggu (3/5/2026).
Para atlet tersebut terdiri dari anggota Polri dan atlet binaan institusi yang berlaga di cabang olahraga taekwondo serta pencak silat. Capaian ini dipandang sebagai hasil nyata dari pola pembinaan yang konsisten dan terarah di lingkungan kepolisian daerah.
Mahyeldi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan penghormatan tinggi atas dedikasi para atlet yang telah membawa nama daerah ke podium dunia. Prestasi ini menjadi modal penting bagi kepercayaan diri olahraga Sumatera Barat di level yang lebih tinggi.
Rincian Prestasi Atlet Sumbar di Kancah Dunia
Empat nama yang menerima penghargaan tersebut adalah Bripda Ramakeen Sigit, Bripda Resya Faolingga, Zahra Fadli, dan Muhammad Farit. Mereka sukses mengukir prestasi pada kejuaraan taekwondo antar kepolisian di Jepang serta kejuaraan pencak silat internasional di Belgia.
Gubernur menilai keberhasilan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan buah dari kerja keras dan sinergi antarlembaga. Ia secara khusus memuji peran Kapolda Sumbar dalam mengawal talenta-talenta muda dari Ranah Minang.
"Pertama, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada para atlet serta Bapak Kapolda Sumbar dan jajaran yang telah berhasil meraih prestasi internasional pada kejuaraan taekwondo antar kepolisian di Jepang serta pencak silat di Belgia," ujar Mahyeldi.
Mahyeldi Puji Rekrutmen Jalur Prestasi Polda Sumbar
Selain prestasi di lapangan, Mahyeldi memberikan catatan positif terhadap kebijakan rekrutmen anggota Polri melalui jalur prestasi. Menurutnya, langkah Polda Sumbar ini memberikan harapan konkret bagi generasi muda yang memiliki bakat di bidang olahraga.
Kebijakan tersebut dinilai menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet muda di pelosok Sumatera Barat untuk terus berlatih. Dengan adanya kepastian karier di institusi seperti Polri, para atlet dapat lebih fokus mengejar prestasi tanpa mencemaskan masa depan.
"Ucapan terima kasih juga perlu kami sampaikan kepada Polda Sumatera Barat yang telah memberikan ruang bagi atlet melalui jalur prestasi. Ini menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet muda untuk terus berlatih dan mengukir prestasi," tambahnya.
Target Medali pada PON 2028 NTB dan NTT
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kini mulai memetakan kekuatan untuk menghadapi sejumlah agenda besar. Prestasi atlet Polda Sumbar ini diharapkan menjadi pemantik bagi cabang olahraga lain menjelang Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON).
Fokus utama jangka panjang adalah Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) 2027 serta puncaknya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di NTB dan NTT. Mahyeldi meminta tren positif ini terus dipertahankan agar Sumbar mampu memperbaiki peringkat nasional.
Kolaborasi antara pemprov dan kepolisian diharapkan semakin solid. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam melahirkan atlet berkelas dunia secara berkelanjutan dari Sumatera Barat.
Komitmen Polda Sumbar Cetak Atlet Berkelas Dunia
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, menyatakan rasa bangganya terhadap pencapaian personel dan atlet binaannya. Ia menekankan bahwa disiplin kepolisian sangat sejalan dengan mentalitas yang dibutuhkan seorang atlet juara.
"Prestasi yang diraih hari ini adalah bukti bahwa anggota Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam mengharumkan nama bangsa di bidang olahraga," ujar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta.
Polda Sumbar berkomitmen untuk terus memperkuat pusat pembinaan atlet di lingkungan kepolisian. Hal ini bertujuan agar instansi Polri di daerah tidak hanya menjadi pelindung masyarakat, tetapi juga inkubator bagi lahirnya putra-putri terbaik bangsa di bidang olahraga.
Acara di Istana Gubernuran tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama antara jajaran Pemprov Sumbar, pejabat utama Polda Sumbar, dan para atlet peraih medali sebagai simbol komitmen bersama memajukan olahraga daerah.