PADANG — Tujuh kabupaten dan kota di Sumatera Barat masuk dalam zona waspada cuaca ekstrem yang dikeluarkan BMKG. Wilayah yang berpotensi diguyur hujan lebat disertai petir meliputi Kabupaten Pasaman, Agam, Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kota Solok, Kabupaten Sijunjung, dan Kepulauan Mentawai.
Peringatan dini ini dikeluarkan menyusul tingginya kelembapan udara yang diprediksi mencapai 63 hingga 100 persen. Kondisi tersebut membuat udara terasa lembap dan gerah sepanjang hari, sebelum akhirnya memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan pada sore hari.
Wilayah Mana yang Paling Berpotensi Terdampak?
BMKG memproyeksikan hujan ringan mulai turun sejak pagi di sejumlah titik seperti Pasaman, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Tanah Datar, dan Mentawai. Intensitasnya diperkirakan meningkat dan meluas ke berbagai daerah lainnya saat memasuki sore hari.
Pada malam hari, sebagian wilayah yang sempat diguyur hujan diperkirakan berangsur mereda. Namun, hujan masih berpotensi berlanjut hingga keesokan harinya di Pasaman Barat, Pasaman, Agam, dan Kota Padang. Kondisi berkabut juga masih mungkin terjadi di beberapa tempat.
Dataran Tinggi Paling Dingin, Mentawai Paling Panas
Dari sisi suhu, wilayah dataran tinggi seperti Bukittinggi dan Padang Panjang diprediksi menjadi daerah terdingin dengan kisaran 19–27 derajat Celsius. Sebaliknya, suhu tertinggi berada di Pasaman Barat dan Kepulauan Mentawai yang mencapai sekitar 26–32 derajat Celsius.
Kecepatan angin diperkirakan berada pada kisaran 7 hingga 17 kilometer per jam. Sementara itu, pada pagi hingga siang hari, sebagian besar wilayah Sumatera Barat diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan. Daerah seperti Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Bukittinggi, Pariaman, Kota Solok, Padang, dan Solok Selatan cenderung relatif stabil.
Kabut Pagi Hari Batasi Jarak Pandang
BMKG juga mengingatkan bahwa sejak pagi hari kondisi udara di beberapa tempat masih diselimuti kabut atau jarak pandang terbatas. Pengendara yang melintas di jalur rawan kabut, terutama di kawasan perbukitan dan dataran tinggi, diminta berhati-hati.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar saat terjadi petir, serta mewaspadai potensi genangan air dan pohon tumbang akibat angin kencang yang menyertai hujan lebat.