PADANG — Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat, Mario Syah Johan, memulai program Bimbingan Teknis (Bimtek) Penumbuhan Entrepreneur Angkatan I di Hotel Axsana Padang, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini menyasar pelaku UMKM dari Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Kota Solok.
Program yang berlangsung selama dua hari itu didanai melalui pokok pikiran (pokir) anggota dewan. Materi yang diberikan mencakup pengembangan usaha, manajemen bisnis, dan strategi menjadi entrepreneur yang tangguh serta mampu bersaing di pasar.
Mario menegaskan bahwa kegiatan ini bukan acara seremonial satu kali. Ia merencanakan program serupa berlanjut hingga 15 angkatan ke depan sebagai bentuk komitmen mewujudkan semangat Partai Gerindra, "Kompak Bergerak Berdampak".
"Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan entrepreneur baru yang mandiri dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Mario dalam sambutannya.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat, Endrizal, turut hadir sebagai pemateri. Ia mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti bimtek dari awal hingga akhir.
Menurut Endrizal, kesuksesan usaha tidak hanya bergantung pada modal, tetapi pada sistem pengelolaan yang terukur. "Pengusaha yang sukses adalah pengusaha yang memiliki komitmen serta manajemen yang jelas, sehingga perkembangan usaha dapat dilihat dari tahun ke tahun," ungkapnya.
Program ini menjadi salah satu upaya konkret mendorong UMKM di Sumbar agar naik kelas. Selama ini, pelaku usaha mikro kerap terkendala akses pelatihan dan pendampingan pasca-produksi.
Mario berharap seluruh peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh agar usaha yang dijalankan berkembang lebih baik. Ia juga meminta peserta aktif membangun jejaring bisnis antarsesama pelaku UMKM dari tiga kabupaten/kota tersebut.