BUKITTINGGI — Kobaran api yang melahap rumah non permanen di kawasan padat penduduk itu terjadi sekitar pukul 10.45 WIB. Enam jiwa tercatat sebagai penghuni rumah tersebut, dan satu orang di antaranya, seorang lansia perempuan, gagal menyelamatkan diri.
Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan, api dengan cepat membesar dan membumbung tinggi. Kondisi cuaca yang panas serta tiupan angin kencang di lokasi kejadian menjadi faktor utama yang membuat proses pemadaman berlangsung sulit.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berjibaku menjinakkan si jago merah. Hingga siang hari, api berhasil sepenuhnya dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Jasad korban, seorang perempuan berusia 65 tahun, ditemukan oleh tim gabungan setelah proses pemadaman selesai. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti kebakaran dan identitas lengkap korban.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi warga di kawasan padat hunian untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau dengan cuaca ekstrem seperti saat ini. Pihak kelurahan setempat diharapkan segera melakukan pendataan untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban dan penghuni rumah lainnya yang selamat.