JAKARTA — Angka imunisasi campak di Sumatera Barat dinilai sangat memprihatinkan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin secara khusus menyoroti provinsi tersebut dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (23/6/2026). Menurutnya, Sumatera Barat menjadi salah satu provinsi dengan jumlah kasus campak terbesar di Indonesia, berbanding lurus dengan rendahnya penerimaan vaksinasi di masyarakat.
Budi menjelaskan bahwa target cakupan vaksinasi campak di setiap daerah adalah 95 persen. Hingga saat ini, baru empat provinsi yang berhasil mencapai angka tersebut. Sisanya, termasuk Sumatera Barat, masih berada di bawah ambang batas aman untuk mencegah penularan massal.
"Di sini sampai sekarang baru empat provinsi yang sudah mencapai target tersebut. Sekali lagi, salah satu provinsi dengan campak terbesar ada di Sumatera Barat. Ini juga terlihat bahwa penerimaan imunisasi campak di Sumatera Barat itu rendah sekali," tandas Budi di hadapan anggota dewan.
Dalam kesempatan itu, Menkes mengingatkan bahwa penyakit campak memiliki tingkat penularan yang cukup tinggi, setara dengan Covid-19. Tanpa cakupan vaksinasi yang merata, kekebalan kelompok atau herd immunity sulit terbentuk. Program imunisasi nasional pun digencarkan kembali setiap kali terjadi ledakan kasus atau outbreak.
"Kita juga melakukan beberapa imunisasi program imunisasi kalau ada outbreak. Yang kita lakukan kemarin adalah pada saat campak," ujar Budi.
Data ini menjadi alarm bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan jajaran dinas kesehatan setempat. Rendahnya cakupan imunisasi tak hanya meningkatkan risiko penularan pada anak-anak, tetapi juga bisa memicu kejadian luar biasa (KLB) di sejumlah kabupaten/kota. Belum ada pernyataan resmi dari Dinas Kesehatan Sumbar terkait langkah konkret mengejar ketertinggalan vaksinasi campak ini.
Padahal, imunisasi campak merupakan program dasar yang masuk dalam jadwal imunisasi wajib bagi bayi dan balita. Keengganan sebagian orang tua menerima vaksinasi kerap menjadi faktor utama rendahnya cakupan di beberapa daerah, termasuk Sumatera Barat.