SUMATERA BARAT — Tim asuhan Gustavo Alfaro datang dengan modal nekat setelah menyingkirkan Jerman lewat adu penalti 4-3 di babak 32 besar. Sementara itu, Prancis yang digdaya melaju mulus setelah menghancurkan Swedia 3-0 di laga sebelumnya.
Paraguay belum pernah sekali pun mengalahkan Prancis dalam lima pertemuan terakhir. Dari catatan head-to-head, Les Bleus unggul dengan tiga kemenangan, sementara dua laga lainnya berakhir imbang.
Namun, statistik itu tak membuat Paraguay gentar. "Mereka akan berjuang habis-habisan," tulis laporan dari RADARMEDAN.com. La Albirroja sadar betul bahwa di Piala Dunia, kejutan adalah hidangan utama.
Di sisi lain, ada rekor individu yang membayangi laga ini. Gelandang serang Prancis, M. Olise, hanya butuh satu assist lagi untuk menyamai rekor legendaris Pelé (6 assist) dalam satu edisi Piala Dunia—catatan yang dibuat Raja Sepak Bola Brasil pada 1970 silam.
Prediksi susunan pemain menunjukkan betapa berbedanya pendekatan kedua tim. Paraguay diprediksi akan tampil dengan formasi bertahan super rapat: 5-3-2. Garis pertahanan lima pemain—Cáceres, G. Gómez, Canale, Alderete, Alonso—akan menjadi tembok pertama menghadapi gempuran Prancis.
Di lini depan, duet Almirón dan Enciso diharapkan menjadi senjata serangan balik cepat. Sebaliknya, Didier Deschamps kemungkinan besar tetap setia dengan formasi 4-2-3-1 andalannya. Tiga pemain kreatif di belakang Mbappé—Dembélé, Olise, dan Doué—siap menghancurkan pertahanan lawan.
Data dari theanalyst.com memperkuat prediksi: peluang Paraguay menang hanya 6,9 persen, sementara Prancis di atas kertas unggul jauh dengan 80,3 persen. Skor akhir diprediksi 1-3 untuk kemenangan Les Bleus.
Kekuatan utama Prancis adalah serangan mereka yang dahsyat. Mbappé yang sudah mengoleksi 6 gol di turnamen ini menjadi ancaman utama. Namun, Paraguay punya modal bagus: mereka mampu menahan Jerman 1-1 di waktu normal sebelum menang adu penalti.
Pertanyaan besarnya, bisakah barisan pertahanan Paraguay yang digalang kiper Gill bertahan dari tekanan penuh selama 90 menit? Jika bisa memaksakan adu penalti, kejutan bukanlah hal mustahil.
Laga Paraguay vs Prancis hanyalah satu dari rangkaian babak 16 besar yang padat. Sebelumnya, Kanada vs Maroko sudah bertanding lebih dulu pada pukul 00.00 WIB. Esok harinya, Brasil vs Norwegia (03.00 WIB) dan Meksiko vs Inggris (07.00 WIB) juga akan menyusul.
Di puncak daftar top skor sementara, Lionel Messi (Argentina) masih kokoh dengan 7 gol, diikuti Mbappé (6 gol), serta Haaland dan Kane (masing-masing 5 gol).