SUMATERA BARAT — Jakarta — Xiaomi Indonesia resmi memperkenalkan empat perangkat baru dalam lini REDMI, yaitu REDMI Pad 2 9.7, REDMI Buds 8, REDMI Watch 6, dan REDMI Headphone Neo. Keempat produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan generasi muda yang kerap berpindah perangkat dalam satu hari—dari ponsel ke tablet, lalu ke smartwatch atau earphone—tanpa gangguan konektivitas.
Seluruh perangkat terbaru REDMI telah terintegrasi dengan Xiaomi HyperOS. Sistem ini memungkinkan pengguna memindahkan file dari ponsel ke tablet dalam beberapa langkah, menyalin teks antarperangkat, menjawab panggilan dari tablet, hingga mengontrol perangkat pintar lewat smartwatch.
"Untuk produktivitas dan hiburan, tentu perlu perangkat wearable. Mulai dari perangkat audio hingga smartwatch, semuanya dirancang untuk aktivitas seharian yang terasa lebih praktis, nyaman, dan saling terhubung," ujar Karin Annisa Amalia, Xiaomi Ecosystem Product Marketing, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (3/7/2026).
REDMI Pad 2 9.7 hadir dalam dua varian: Wi-Fi dan 4G. Tablet ini mengandalkan chipset Snapdragon 6s 4G Gen 2, layar beresolusi 2K, serta baterai 7.600 mAh. Dukungan ekspansi penyimpanan hingga 2 TB membuatnya cocok untuk pengguna yang kerap menyimpan file proyek atau konten video.
Tablet ini menyasar pengguna dengan mobilitas tinggi—baik untuk mengedit video, belajar daring, atau sekadar menikmati hiburan saat bepergian.
Di segmen audio, REDMI Buds 8 menawarkan Active Noise Cancellation (ANC) hingga 50 dB. Pengguna juga bisa menyesuaikan equalizer melalui aplikasi Xiaomi Earbuds. Baterainya diklaim mampu bertahan hingga 44 jam jika digunakan bersama charging case.
Sementara itu, REDMI Watch 6 dan REDMI Headphone Neo turut melengkapi ekosistem wearable Xiaomi, meski detail spesifikasinya belum diungkap dalam kesempatan ini.
Hingga berita ini diturunkan, Xiaomi Indonesia belum mengumumkan harga resmi untuk keempat perangkat tersebut. Informasi mengenai tanggal mulai penjualan dan kanal distribusi juga masih menunggu pengumuman lebih lanjut.
Dengan kehadiran ekosistem HyperOS, Xiaomi tampaknya ingin menawarkan pengalaman lintas perangkat yang lebih mulus—sebuah kebutuhan yang semakin relevan bagi generasi muda Indonesia yang aktif berpindah aktivitas antara belajar, bekerja, dan hiburan dalam satu hari.