Kolaborasi MTT Sumbagteng dan IZI Sumbar Gelar Khitan Massal Disabilitas di Padang, 9 Anak Jalani Operasi

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:21:01 WIB
Sembilan anak penyandang disabilitas menjalani operasi khitan massal gratis di RS Islam Siti Rahmah, Padang.

PADANG — Sebanyak sembilan anak penyandang disabilitas dinyatakan lolos skrining medis dan menjalani operasi khitan gratis dalam program kolaborasi Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Sumbagteng dan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sumatera Barat. Program ini digelar pada 8-10 Juli 2026 di RS Islam Siti Rahmah, Padang.

Total 14 anak disabilitas mendaftar dan mengikuti tahapan awal. Proses seleksi meliputi registrasi, pemeriksaan kesehatan menyeluruh, skrining oleh dokter spesialis, hingga uji laboratorium.

Lima Peserta Belum Bisa Jalani Tindakan Medis

Hasil pemeriksaan menunjukkan lima dari 14 anak belum memenuhi syarat medis untuk dikhitan. Mereka memerlukan penanganan dan tindak lanjut medis lebih lanjut sesuai rekomendasi dokter spesialis.

Selain tindakan operasi, setiap peserta menerima bingkisan. Panitia juga memberikan pendampingan kepada orang tua dan wali berupa edukasi perawatan sebelum dan sesudah khitan.

Kolaborasi Lembaga Zakat dan Rumah Sakit

Kepala Cabang IZI Sumatera Barat Abdul Ghofur menyebut program ini wujud nyata kolaborasi lintas lembaga. “Kami mengucapkan terima kasih kepada MTT Sumbagteng atas kepercayaan yang diberikan. Program Khitan Massal Disabilitas ini menjadi bukti kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak,” ujarnya dalam siaran pers, Sabtu.

Perwakilan MTT Sumbagteng Rosady Halid menambahkan kegiatan ini bagian dari komitmen pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. “Program Khitan Massal Disabilitas ini merupakan wujud kepedulian MTT Sumbagteng terhadap masyarakat, khususnya anak-anak penyandang disabilitas yang memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak,” katanya.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah

Direktur RS Islam Siti Rahmah dr Erlinengsih, MARS menegaskan komitmen rumah sakit memberikan pelayanan terbaik. “Kami meyakini setiap anak berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berkualitas, termasuk anak-anak penyandang disabilitas,” kata dia.

Perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Alfajri, menilai program ini implementasi nyata nilai-nilai zakat yang berdampak langsung. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dr. Aklima, MPH turut mengapresiasi pelaksanaan khitan massal bagi anak disabilitas.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat akses layanan kesehatan inklusif di Sumatera Barat. Sinergi antara lembaga zakat, dunia usaha, fasilitas kesehatan, dan pemerintah daerah diharapkan terus berlanjut untuk menghadirkan program kemanusiaan berkelanjutan bagi penyandang disabilitas.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top