Pertamina Patra Niaga Uji Sampel Pertalite di Enam SPBU Padang dan Agam, Hasil Awal Sesuai Spesifikasi

Penulis: Ridwan Azhari  •  Senin, 28 September 2026 | 10:46:01 WIB
Petugas mengambil sampel Pertalite di SPBU Padang sebagai bagian pengecekan kualitas produk di titik penyaluran.

PADANG — Pengambilan sampel dilakukan sebagai bagian dari pengecekan kualitas produk di titik penyaluran. Pertamina Patra Niaga menyatakan proses ini untuk memperoleh gambaran kondisi produk secara menyeluruh di lapangan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga Fahrougi Andriani Sumampouw menyebut pengujian berangkat dari masukan warga. Pihaknya juga melakukan kroscek terhadap penerimaan BBM jenis Pertalite serta hasil uji laboratorium terbaru.

"Pertamina melakukan pengecekan dan pengujian kualitas produk untuk memastikan kondisi produk di lapangan serta kesesuaiannya dengan spesifikasi yang ditetapkan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait Pertalite di sejumlah SPBU di Sumatera Barat," kata Fahrougi, Senin (28/9/2026).

Hasil Awal: Density Normal, Tidak Ada Kandungan Air

Berdasarkan sampling dan pengujian awal di SPBU, sampel Pertalite dinyatakan sesuai spesifikasi yang ditentukan. Parameter density terpenuhi dan tidak ditemukan kandungan air dalam sampel.

Untuk melengkapi pemeriksaan, Pertamina mengambil sampel dari beberapa titik SPBU. Sampel itu diuji laboratorium oleh Tim Pengendali Kualitas & Kuantitas BBM di Integrated Terminal Teluk Kabung dan Laboratorium Lemigas Jakarta.

Lemigas merupakan lembaga pengujian bahan bakar di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.

Koordinasi dengan Pemda dan Kepolisian

Fahrougi menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, serta pemangku kepentingan terkait. Koordinasi itu untuk memastikan proses pengecekan dan penanganan informasi di lapangan berjalan baik.

"Pertamina akan terus melakukan pengecekan secara bertahap dan menyampaikan perkembangan hasil pemeriksaan secara berkala sesuai dengan hasil pengujian di lapangan," ujarnya.

Pertamina memastikan setiap produk BBM yang dipasarkan telah melalui proses pengujian kualitas. Produk juga harus memenuhi spesifikasi yang ditetapkan sebelum disalurkan kepada masyarakat.

Warga Bisa Mengadu lewat Contact Center 135 atau Langsung ke SPBU

Masyarakat dapat menyampaikan keluhan melalui Pertamina Contact Center 135. Kanal itu dapat diakses lewat telepon, WhatsApp, email, dan kanal komunikasi lainnya.

Seluruh SPBU di wilayah Sumatera Barat juga disiagakan untuk menerima pengaduan masyarakat. Konsumen yang mengalami kendala dapat melapor langsung ke SPBU tempat terakhir melakukan pengisian BBM.

Laporan itu akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. "Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menjaga kualitas BBM mulai dari proses penerimaan, penyimpanan hingga penyaluran kepada masyarakat, serta memastikan setiap informasi dan keluhan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku," tutup Fahrougi.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: padangmedia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top