PLN Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya Listrik di Sumatera Barat, Berlaku 1-14 Oktober 2026

Penulis: Ridwan Azhari  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:49:32 WIB
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada PLN atas peluncuran Promo Baralek Gadang di Padang.

PT PLN (Persero) memberikan diskon 50 persen biaya tambah daya listrik bagi pelanggan di Sumatera Barat melalui Promo Baralek Gadang yang berlangsung 1-14 Oktober 2026. Program ini digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat, dengan pilihan tambah daya hingga 7.700 VA. Pelanggan dapat mengajukan tambah daya melalui aplikasi PLN Mobile selama periode promo.

PADANG — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada PLN atas peluncuran Promo Baralek Gadang yang dinilai sebagai kado istimewa bagi provinsi itu. Program diskon tambah daya 50 persen ini menyasar pelanggan rumah tangga maupun pelaku usaha yang ingin meningkatkan kapasitas listrik.

Promo berlaku bagi pelanggan yang memenuhi ketentuan program, dengan opsi tambah daya hingga 7.700 VA. Transaksi dapat dilakukan lewat aplikasi PLN Mobile agar proses pengajuan lebih praktis tanpa harus datang ke kantor layanan.

Diskon 50 Persen Berlaku Mulai 1 Oktober 2026

Pelanggan di seluruh Sumatera Barat bisa memanfaatkan potongan biaya tambah daya sebesar 50 persen selama 1-14 Oktober 2026. Diskon ini berlaku untuk berbagai pilihan daya, termasuk hingga 7.700 VA yang biasanya dibutuhkan rumah tangga dengan peralatan elektronik banyak atau usaha kecil yang ingin menambah kapasitas.

Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany Ghana Akmalaputri menyebut promo ini sebagai bentuk apresiasi perusahaan kepada masyarakat Sumatera Barat. Menurutnya, diskon tambah daya memberi kesempatan bagi pelanggan memperoleh kapasitas listrik sesuai kebutuhan dengan biaya lebih hemat.

"Melalui Promo Baralek Gadang, PLN ingin menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat Sumatera Barat dalam merayakan hari jadi provinsi ini. Diskon tambah daya sebesar 50% menjadi kesempatan bagi pelanggan untuk memperoleh kapasitas listrik yang sesuai dengan kebutuhan, sekaligus menikmati layanan PLN dengan biaya yang lebih hemat," ujar Arsyadany.

Respons Gubernur: Kado Istimewa untuk Warga Sumbar

Mahyeldi menilai program tersebut bukan sekadar potongan harga, melainkan bentuk perhatian PLN terhadap kebutuhan listrik masyarakat. Ia berharap promo ini dimanfaatkan secara optimal oleh warga yang selama ini menunda tambah daya karena alasan biaya.

"Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi PLN yang telah menghadirkan Promo Baralek Gadang sebagai kado istimewa pada Hari Jadi ke-81 Sumatera Barat. Program diskon tambah daya sebesar 50% ini menjadi wujud kepedulian PLN kepada masyarakat, sekaligus memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan listrik. Kami berharap program ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat serta semakin memperkuat sinergi antara PLN dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat," ujar Mahyeldi.

Dorong Produktivitas Usaha dan Rumah Tangga

Ketersediaan daya listrik yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penunjang produktivitas, baik di lingkungan rumah tangga maupun sektor usaha. Pelanggan yang selama ini membatasi pemakaian peralatan elektronik karena kapasitas terbatas bisa menyesuaikan daya sesuai kebutuhan.

PLN menyatakan terus berupaya menghadirkan program yang tidak hanya mempermudah akses listrik, tetapi juga mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Promo Baralek Gadang diharapkan memperluas jangkauan layanan kelistrikan yang sesuai kebutuhan pelanggan di Sumatera Barat.

Peluncuran promo ini dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM Andriah Feby Misna, Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Yozawardi Usama Putra, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, serta General Manager PLN UID Sumatera Barat Ririn Rachmawardini. Turut hadir perwakilan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan pimpinan sejumlah instansi daerah.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top