SOLOK SELATAN — Kepala Dinas Sosial dan PMD Solok Selatan Nurhayati melaporkan bahwa seluruh tahapan Pilwana serentak telah dilaksanakan secara transparan dan lancar. Kendati demikian, ia mengakui ada sejumlah kendala di lapangan, termasuk surat gugatan dari bakal calon di beberapa nagari.
Gugatan tersebut, menurut Nurhayati, tidak menghambat jalannya proses tahapan demi tahapan. Pihaknya lantas menyiapkan distribusi kotak dan surat suara untuk wilayah yang sulit dijangkau.
Nurhayati menyebut tiga nagari di Kecamatan Sangir Batang Hari yang harus segera dikirim logistiknya: Lubuk Ulang Aling Tengah, Lubuk Ulang Aling Selatan, dan Lubuk Ulang Aling. Pengiriman ke wilayah tersebut dikawal langsung oleh aparat keamanan tim Pilwana yang terdiri dari P2WN dan camat setempat.
"Hari ini kami merencanakan pengiriman atau mendistribusikan kotak dan surat suara untuk daerah yang sulit di jangkau seperti di Kecamatan Sangir Batang Hari," ujar Nurhayati dalam laporannya.
Sebanyak 209 personil keamanan disiagakan dan dibagi ke setiap nagari untuk memastikan logistik tiba tepat waktu.
Ketua KPU Solok Selatan Ade Krinia Zely meminta panitia berhati-hati agar tidak terjadi kesalahan administrasi, terutama surat suara tertukar antar nagari. Ia juga menekankan pentingnya memastikan seluruh pemilih sudah terdata sebelum pencoblosan.
Ade menyoroti 37 daftar pemilih tetap (DPT) di Pauh Duo yang belum terdata. Panitia diminta segera menyelesaikan persoalan itu sebelum hari pencoblosan agar tidak memicu gugatan.
Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi menegaskan bahwa kesuksesan Pilwana tidak hanya diukur dari terlaksananya proses pemilihan. Keamanan, ketertiban, dan suasana kondusif di tengah masyarakat menjadi ukuran yang sama pentingnya.
Ia meminta seluruh ASN tetap menjalankan tugas secara profesional dan menjaga netralitas. Masyarakat diimbau menggunakan hak pilih secara bijak serta menghormati perbedaan pilihan.
"Pilwana adalah bagian penting dari proses demokrasi di nagari. Mari kita sukseskan bersama, jaga keamanan dan jangan sampai perbedaan pilihan memecah persatuan kita," tegas Yulian Efi dalam arahannya.
Ia juga menyinggung adanya pihak yang melayangkan gugatan ketidakpuasan selama tahapan berlangsung. Menurutnya, hal itu merupakan hal biasa dalam pertarungan dan harus segera diselesaikan.
Pilwana serentak di Kabupaten Solok Selatan tinggal dua hari lagi. Seluruh instansi terkait, termasuk TNI, Polri, dan OPD, diminta bersinergi mengawal tahapan hingga pencoblosan selesai.