Kementerian ESDM Tinjau Listrik Desa Kampung Baru Kayu Tanam, PLN UID Sumbar Pastikan Penyambungan Sesuai Jadwal

Penulis: Ridwan Azhari  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:01:31 WIB
Rombongan Kementerian ESDM bersama PLN meninjau pembangunan jaringan Listrik Desa di Kampung Baru, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM, Andriah Febry Misnah, meninjau langsung pembangunan Program Listrik Desa di Kampung Baru, Kayu Tanam, Kecamatan Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman, pada 2 Oktober 2026. Peninjauan itu memastikan pekerjaan infrastruktur kelistrikan berjalan sesuai rencana dan standar teknis yang ditetapkan. PLN UID Sumatera Barat menyatakan setiap tahapan pekerjaan dikawal, mulai dari pembangunan jaringan hingga kesiapan penyambungan listrik ke rumah warga.

SICINCIN — Rombongan Kementerian ESDM bersama PLN mengecek kondisi dan perkembangan pekerjaan jaringan listrik di Kampung Baru. Pemeriksaan mencakup pembangunan infrastruktur jaringan serta kesiapan pekerjaan untuk mendukung penyambungan listrik kepada masyarakat.

Peninjauan tersebut dihadiri Manager Perencanaan Lisdes Kantor Pusat Frans Handoko, Senior Manager Perencanaan PLN Albert Sitompul, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan Muhammad Arif Fikri, Manager PLN UP3 Padang Rudi Hamiri, serta perwakilan masyarakat Kampung Baru.

Pendanaan APBN dan Peran PLN dalam Program Listrik Desa

Program Listrik Desa merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses listrik dan mendorong pemerataan pembangunan ketenagalistrikan. Pelaksanaannya didukung pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

PLN menjalankan pembangunan infrastruktur kelistrikan sesuai perencanaan dan standar teknis yang ditetapkan. Pengawalan bersama pemerintah dan PLN menyasar wilayah yang membutuhkan perluasan akses listrik.

PLN Sebut Koordinasi dengan Kementerian ESDM Jadi Kunci

General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, menyatakan peninjauan langsung menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan harus memenuhi standar yang telah ditetapkan.

"PLN memastikan setiap tahapan pekerjaan Listrik Desa dikawal dengan baik, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga kesiapan penyambungan kepada masyarakat. Koordinasi bersama Kementerian ESDM menjadi bagian penting agar pelaksanaan di lapangan tetap sesuai dengan rencana dan ketentuan teknis," ujar Ririn.

Pengawalan pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan kondisi nyata di lapangan. Temuan selama proses pembangunan dikoordinasikan dan ditindaklanjuti bersama antara PLN dan Kementerian ESDM agar pelaksanaan tetap terarah.

Manfaat Listrik untuk Pendidikan hingga Ekonomi Warga

Manager PLN UP3 Padang, Rudi Hamiri, bersama jajaran PLN mendampingi peninjauan untuk memastikan kondisi pekerjaan di wilayah Kampung Baru terpantau langsung. Kehadiran PLN di lapangan memperkuat koordinasi antara pelaksana pekerjaan, pemerintah, dan masyarakat penerima manfaat program.

Akses listrik dapat mendukung aktivitas rumah tangga, pendidikan, hingga kegiatan sosial dan ekonomi warga. Kehadiran listrik diharapkan membuka ruang lebih luas bagi masyarakat mengembangkan aktivitas produktif sesuai potensi wilayahnya.

Ririn menegaskan PLN UID Sumbar akan terus mengawal pelaksanaan pembangunan kelistrikan bersama seluruh pihak terkait. Aspek keselamatan, kualitas pekerjaan, dan kebermanfaatan bagi masyarakat menjadi prioritas.

"Yang terpenting dari pembangunan Listrik Desa adalah memastikan infrastruktur yang dibangun benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. PLN akan terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM dan pihak terkait agar setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan dan memberikan layanan kelistrikan yang dapat mendukung aktivitas masyarakat," tutur Ririn.

Pembangunan Listrik Desa di Kampung Baru menjadi langkah konkret menghadirkan akses energi yang lebih merata di Kabupaten Padang Pariaman. Infrastruktur kelistrikan yang rampung diharapkan memberi ruang lebih besar bagi warga mengembangkan aktivitas produktif dan perekonomian wilayah.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top