SUMATERA BARAT — Marc Marquez menilai Sirkuit Mandalika lebih cocok untuk pebalap dan motor Aprilia jelang MotoGP Mandalika 2026 yang digelar 9-11 Oktober. Pebalap Gresini Racing itu belum pernah finis di balapan utama Mandalika dan tak memasang target muluk pada seri ini. Keyakinan serupa datang dari Luca Marini yang menyebut keempat motor Aprilia bakal sulit dikalahkan di Lombok.
Dalam konferensi pers menjelang balapan, Marquez mengakui Mandalika bukan sirkuit yang bersahabat baginya. Rekor buruk itu membuatnya hanya ingin tampil maksimal tanpa target berlebihan.
"Targetnya saya akan melakukan yang terbaik," ujar Marquez, dikutip Kamis (8/10/2026).
Pebalap yang dijuluki The Baby Aliens itu secara terbuka menyebut Aprilia punya keunggulan di Mandalika. Menurutnya, karakter sirkuit jalan raya sepanjang 4,3 kilometer tersebut lebih cocok untuk paket motor dan pebalap Aprilia.
Mandalika memang jadi salah satu sirkuit yang paling tidak nyaman bagi Marquez. Ia belum pernah sekalipun finis di balapan utama di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Catatan itu membuat manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, menilai wajar jika Marquez tidak tampil maksimal. Menurutnya, kehilangan poin dalam jumlah kecil di Mandalika bukan masalah besar dalam konteks perebutan gelar.
"Saya pikir kehilangan 10 atau 12 poin bisa dibilang bukan sesuatu yang buruk," ucap Tardozzi kepada TNT Sports.
MotoGP Mandalika 2026 jadi seri krusial dalam perburuan juara. Setelah menang di Jepang, Marc Marquez hanya berjarak dua poin dari Martin di puncak klasemen.
Artinya, hasil di Mandalika bisa langsung mengubah peta persaingan. Jika Marquez gagal finis atau finis di luar posisi atas, Martin berpeluang menjauh. Sebaliknya, kemenangan di Lombok akan membalikkan posisi keduanya.
Keyakinan soal dominasi Aprilia di Mandalika bukan hanya datang dari Marquez. Luca Marini, pebalap yang juga menunggangi motor Aprilia, menyebut keempat motor pabrikan Noale itu bakal kompetitif sepanjang akhir pekan.
"Ini adalah sirkuit yang saya sukai, tapi menurut saya keempat Aprilia akan tak terkalahkan di sini," jelas Marini.
Marini sendiri mengaku tidak memasang target tinggi. Ia menyadari persaingan musim ini jauh lebih ketat dibanding tahun lalu, ketika ia sempat bertarung memperebutkan podium.
"Tahun lalu saya bertarung untuk podium. Menurut saya tahun ini hal itu tidak mungkin, karena semua pesaing lain sudah berkembang sangat pesat," kata Marini.
"Tapi kami akan berusaha sebaik mungkin untuk bertahan sedikit lebih lama di dalam 10 besar. Masuk 7 besar akan menjadi hasil yang fantastis," tambahnya.
Sesuai jadwal, rangkaian balapan MotoGP Mandalika akan digelar pada 9-11 Oktober 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah. Seri ini menjadi salah satu penentu arah persaingan gelar antara Marquez dan Martin di sisa musim.
Bagi Marquez, Mandalika adalah ujian mental sekaligus peluang emas. Ia bisa memperlebar jarak dari Martin jika mampu memutus rekor buruknya, atau justru kehilangan momentum setelah kemenangan di Jepang.