Gubernur Mahyeldi Sambut Kapolda Sumbar Baru Irjen Pol Jawari, Soroti Sinergi Forkopimda

Penulis: Ridwan Azhari  •  Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:17:01 WIB
Gubernur Mahyeldi menghadiri acara kenal pamit Kapolda Sumbar di Gedung Rangkayo Basa Polda Sumbar.

PADANG — Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Jawari resmi diperkenalkan dalam acara kenal pamit yang digelar di Gedung Rangkayo Basa Polda Sumbar. Jawari datang sebagai orang baru di Ranah Minang dan langsung menyatakan komitmennya melanjutkan berbagai program yang sudah berjalan.

Gubernur Mahyeldi Ansharullah hadir langsung dalam acara tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas institusi menjadi kunci utama menjaga kondisi daerah tetap kondusif.

Jawari Minta Diterima sebagai Bagian Masyarakat Sumbar

Dalam sambutannya, Jawari menyampaikan permohonan izin kepada pemerintah daerah dan masyarakat Sumatera Barat. Ia menegaskan tidak akan bekerja sendirian dalam menjalankan tugas kepolisian.

"Sebagai orang baru, kami mohon izin agar kami diterima menjadi salah satu bagian dari masyarakat Sumatera Barat. Kami berkomitmen akan melanjutkan apa yang sudah dibangun oleh Pak Kapolda yang lama," ujar Jawari.

Menurut Jawari, kepolisian membutuhkan dukungan Gubernur, Forkopimda, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keamanan sekaligus menyukseskan pembangunan daerah.

"Kami hadir ke sini tidak untuk berjalan sendirian, tetapi berjalan bersama Bapak Gubernur, Forkopimda, dan seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama menyukseskan dan mengamankan Sumatera Barat sehingga terwujud Sumatera Barat yang aman dan kondusif," katanya.

Mahyeldi Apresiasi Jejak Positif Kapolda Sebelumnya

Mahyeldi menyampaikan terima kasih kepada Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy atas pengabdiannya selama memimpin Polda Sumbar. Meski masa tugasnya relatif singkat, Gubernur menilai Djati meninggalkan dampak nyata bagi masyarakat dan memperkuat hubungan antarlembaga.

Salah satu yang disorot adalah koordinasi Polda Sumbar dengan Pemprov, TNI, Forkopimda, dan berbagai pemangku kepentingan. Mahyeldi juga mengapresiasi upaya penegakan hukum yang profesional dan berintegritas.

"Walaupun waktunya begitu pendek, tetapi banyak meninggalkan jejak-jejak positif yang bermanfaat untuk daerah masyarakat di Sumatera Barat. Terima kasih Bapak Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy," ucapnya.

Forum Duduak Basamo Dinilai Sejalan dengan Budaya Minangkabau

Mahyeldi mengapresiasi keterbukaan Djati dalam berkomunikasi dengan masyarakat dan insan pers melalui forum "Duduak Basamo". Pola komunikasi itu dinilai sejalan dengan budaya Minangkabau yang mengutamakan musyawarah dan kebersamaan.

"Dengan duduk bersama, banyak hal yang bisa kita kolaborasikan dan sinergikan. Tetapi ketika sendiri, tentu kita memiliki keterbatasan sehingga hasilnya pun akan menjadi kurang optimal," ujarnya.

Gubernur juga menyoroti keterlibatan kepolisian dalam penanganan bencana banjir dan longsor di Kabupaten Solok. Saat itu, aparat terlibat dalam pencarian warga hilang dan menyediakan dapur umum bagi korban terdampak.

Djati Pamit, Lanjut ke Badan Reformasi Agraria Nasional

Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menyampaikan terima kasih kepada Pemprov, Forkopimda, jajaran kepolisian, dan masyarakat Sumbar atas dukungan selama sekitar tiga bulan masa kepemimpinannya. Ia menyebut dinamika masyarakat selama bertugas membutuhkan respons cepat dan kolaboratif.

Djati berpesan agar komunikasi dengan masyarakat terus diperkuat. Karakter warga Sumbar yang terbuka, menurutnya, membutuhkan pelayanan kepolisian yang cepat dan responsif.

"Polri bersama masyarakat, kita akan terus lakukan langkah-langkah dan upaya untuk berkolaborasi bersama masyarakat menjaga situasi kamtibmas di Sumatera Barat agar tetap kondusif, sehingga dapat membantu Bapak Gubernur dalam membangun daerah," katanya.

Djati menyampaikan permohonan pamit karena mendapat amanah baru di Badan Reformasi Agraria Nasional. Ia juga meminta maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat ucapan atau tindakan yang kurang berkenan.

Mahyeldi mengajak seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat mempertahankan kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah. Kepada Jawari, ia berharap hal-hal positif yang telah dibangun dapat diteruskan dan diperkuat.

"Selamat bertugas di Ranah Minang, Sumatera Barat. Mudah-mudahan hal-hal positif yang selama ini telah dihadirkan dapat terus diperkuat pada masa kepemimpinan Bapak," ujarnya.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: ayosumbar.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top