PESISIR SELATAN — Prakiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau yang diperbarui Jumat pukul 09.30 WIB menempatkan Pesisir Selatan pada status siaga. Wilayah itu diprakirakan menerima hujan lebat hingga sangat lebat sepanjang hari, mulai siang hingga dini hari.
Sejumlah kabupaten dan kota lain di Sumatera Barat juga masuk daftar pantauan. Hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Padang, dan Pasaman pada siang hingga sore hari.
Pada malam hari, hujan ringan diprakirakan turun di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Sijunjung, dan Dharmasraya.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Pesisir Selatan dan Solok Selatan pada periode yang sama. Kondisi serupa berlanjut pada dini hari, dengan Pesisir Selatan kembali masuk kategori waspada hujan sedang hingga lebat.
BMKG juga meminta masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Pasaman, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan sekitarnya.
Pada pagi hari, cuaca Sumbar diprakirakan cerah berawan hingga udara kabur. Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Kepulauan Mentawai.
Memasuki malam, cuaca diprakirakan berawan hingga udara kabur di sebagian besar wilayah. Suhu udara di Sumbar berkisar 18–32 derajat Celsius dengan kelembapan 65–98 persen.
Angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan 4–30 kilometer per jam. Kecepatan angin pada rentang atas perlu dicermati warga pesisir, terutama yang beraktivitas di laut.
Masyarakat, khususnya yang berada di wilayah berpotensi terdampak hujan lebat, diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak cuaca buruk. Pesisir Selatan dan Solok Selatan menjadi dua daerah dengan perhatian paling tinggi karena masuk kategori hujan sedang hingga lebat pada malam hingga dini hari.
Warga yang tinggal di bantaran sungai, lereng, dan kawasan rawan longsor disarankan memantau perkembangan cuaca secara berkala. Informasi resmi BMKG menjadi rujukan utama sebelum beraktivitas di luar rumah.