PLN Pasok Daya 436 MW untuk MotoGP Mandalika 2026, Cadangan 112 MW

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:20:02 WIB
PLN menyiapkan daya mampu 436 MW untuk mendukung gelaran MotoGP Mandalika 2026.

SUMATERA BARAT — PT PLN (Persero) menyiapkan daya mampu pasok 436 megawatt (MW) di sekitar Lombok, Nusa Tenggara Barat, selama gelaran MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung 9-11 Oktober. Beban puncak kelistrikan tercatat 324 MW, sehingga masih tersedia cadangan 112 MW untuk mengantisipasi lonjakan permintaan. Pasokan andal ini menjadi penopang rangkaian balap internasional yang diperkirakan menyuntik ekonomi NTB hampir Rp 5 triliun.

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, memastikan seluruh sistem pembangkit beroperasi normal selama sesi kualifikasi dan sprint race. Menurut dia, pemantauan dilakukan ketat karena kelistrikan menjadi salah satu penopang utama kelancaran ajang bertaraf dunia tersebut.

Beban puncak listrik pada sesi kualifikasi dan sprint race tercatat 2.930 kilovolt ampere (kVA). Angka itu naik dibandingkan periode yang sama pada penyelenggaraan tahun sebelumnya yang sebesar 2.815 kVA.

Pasokan Ditopang PLTS Sengkol dan Infrastruktur Berlapis

Sebagian pasokan listrik kawasan Sirkuit Mandalika dipasok dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sengkol yang berlokasi tak jauh dari sirkuit. PLN memastikan seluruh infrastruktur pendukung beroperasi optimal selama rangkaian kegiatan.

Untuk memperkuat keandalan, PLN memasang tiga titik inlet Unit Gardu Bergerak (UGB) dengan kapasitas total 1.280 kVA. Masing-masing berkapasitas 250 kVA, 400 kVA, dan 630 kVA. Fasilitas itu memungkinkan mobilisasi UGB ketika dibutuhkan.

PLN juga menyiagakan 19 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 13 UGB, dan genset dengan total kapasitas 4 MW. Seluruh personel siaga ditempatkan untuk memberikan pelayanan terbaik selama event berlangsung.

Beban Puncak Naik, Penonton Terus Bertambah

Kenaikan beban puncak listrik sejalan dengan tren jumlah penonton MotoGP Mandalika yang terus meningkat. Pada 2023, penonton mencapai 102.929 orang, naik menjadi 121.252 orang pada 2024, dan 140.324 orang pada 2025.

MotoGP Mandalika 2026 menjadi tahun kelima penyelenggaraan ajang tersebut di Indonesia sejak 2022. Dengan lebih dari 632 juta penggemar MotoGP di seluruh dunia dan jangkauan siaran hampir 200 negara, Mandalika diposisikan sebagai destinasi sport tourism.

Dampak Ekonomi Hampir Rp 5 Triliun

Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit diperkirakan memberikan dampak ekonomi hampir Rp 5 triliun. Ekosistem ajang ini melibatkan sekitar 3.000 tenaga kerja lokal dan 600 UMKM.

Deputy CEO MotoGP Sports Entertainment Group Carlos Ezpeleta menilai Indonesia punya posisi penting bagi perkembangan MotoGP di Asia. "Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi MotoGP. Besarnya antusiasme penggemar, termasuk tingginya penjualan tiket, menunjukkan bahwa Indonesia memiliki basis penggemar yang kuat," ujarnya.

Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria menyebut MotoGP selama lima tahun memberi pengaruh signifikan terhadap pariwisata NTB. "Trafik menuju Mandalika terus berkembang, diikuti pertumbuhan hotel, restoran, penerbangan, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya," kata Dony.

Dengan cadangan daya 112 MW, PLN menilai pasokan listrik tidak akan menjadi kendala selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026. Keandalan kelistrikan menjadi salah satu faktor penentu citra Indonesia di mata penyelenggara dan penggemar balap internasional.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top