MKKS SMP Sumbar Salurkan Rp 50 Juta untuk Guru dan Siswa Korban Banjir Bandang Solok

Penulis: Ridwan Azhari  •  Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:17:31 WIB
Rombongan MKKS SMP Sumatera Barat menyerahkan bantuan senilai Rp 50 juta untuk guru dan siswa korban banjir bandang di Kabupaten Solok.

AROSUKA — Rombongan MKKS SMP Provinsi Sumatera Barat menyambangi lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok. Kedatangan mereka dipimpin Dra. Zulfamiarti, M.Pd., bersama pengurus inti MKKS SMP Sumbar.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Elafki, S.Pd., M.M., menyambut rombongan bersama Kepala Bidang SMP Endra, S.Pd., M.M., dan Ketua MKKS SMP Kabupaten Solok Laswindi, M.Pd.

Bantuan Dihimpun dari 19 Kabupaten dan Kota

Zulfamiarti menjelaskan bahwa dana yang disalurkan berasal dari sumbangan MKKS SMP di 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Bantuan tersebut diharapkan meringankan beban guru dan siswa yang terdampak.

"Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kebersamaan insan pendidikan dalam membantu warga sekolah yang mengalami dampak bencana," ujar Zulfamiarti.

Selain untuk meringankan beban korban, bantuan diarahkan mendukung keberlangsungan proses pendidikan pascabencana. Sekolah-sekolah terdampak membutuhkan dukungan agar kegiatan belajar mengajar bisa kembali normal.

Bantuan Susulan dari MKKS Dharmasraya dan Agam

Bantuan untuk warga sekolah di Kabupaten Solok tidak hanya datang dari MKKS Provinsi Sumbar. Sekretaris MKKS SMP Kabupaten Solok, Feriyadi, S.Pd., menyebut dua MKKS kabupaten sudah lebih dulu menyalurkan dana.

MKKS SMP Dharmasraya menyerahkan bantuan uang tunai Rp 7.500.000. Sementara MKKS SMP Kabupaten Agam menyalurkan Rp 12.500.000.

Elafki menyampaikan terima kasih atas kepedulian MKKS SMP Sumatera Barat yang dinilai selalu sigap membantu korban bencana. Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam upaya pemulihan.

Dukungan itu terutama menyasar peserta didik dan tenaga pendidik yang menghadapi kesulitan akibat kehilangan atau kerusakan yang ditimbulkan banjir bandang dan galodo.

"Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi para penerima serta menjadi penyemangat bagi guru dan siswa untuk kembali bangkit dan melanjutkan aktivitas pendidikan dengan penuh harapan," ujar Elafki.

Tinjau Bangunan Terdampak di Area Perkantoran Arosuka

Usai penyerahan bantuan, rombongan MKKS SMP Provinsi Sumbar meninjau kondisi bangunan di area perkantoran Arosuka yang terdampak banjir bandang. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah bersama Kadisdikpora di ruang kerjanya.

Penyaluran bantuan ini menunjukkan komitmen dan solidaritas antarsatuan pendidikan di Sumatera Barat. Semangat gotong royong menjadi modal utama menghadapi tantangan dunia pendidikan pascabencana.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: suhanews.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top