SUMATERA BARAT — Pedro Neto menjadi bintang kemenangan Chelsea atas Everton dengan dua gol di babak kedua, masing-masing pada menit ke-46 dan ke-90. Kemenangan 2-0 ini memutus rekor tak terkalahkan Everton sekaligus mencatatkan clean sheet pertama Chelsea musim ini.
Bertanding di Goodison Park, Chelsea tampil agresif sejak awal babak kedua. Neto membuka keunggulan hanya 43 detik setelah restart, memanfaatkan umpan Jorrel Hato dari sisi kiri pertahanan Everton. Gol kedua tercipta di menit ke-90 setelah bola hasil tembakan bebas yang diblok jatuh tepat di kakinya di dalam kotak penalti.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Chelsea yang sebelumnya sempat kesulitan menembus pertahanan lawan. Everton, yang datang dengan modal rekor tak terkalahkan, harus mengakui keunggulan tim tamu di hadapan pendukung sendiri.
Neto sebenarnya sudah mengancam sebelum jeda lewat tembakan jarak jauh. Namun gol pembuka di awal babak kedua benar-benar mengubah momentum laga. Jordan Pickford, kiper Everton, gagal mengantisipasi arah bola dan harus rela gawangnya bobol.
Gol kedua Neto di menit ke-90 memastikan tiga poin bagi Chelsea. Winger asal Portugal itu terlibat dalam hampir seluruh serangan berbahaya The Blues sepanjang laga, meski sempat mendapat kartu kuning akibat protes berlebihan kepada wasit.
Moises Caicedo nyaris menambah keunggulan Chelsea lewat voli kerasnya sebelum jeda, tetapi bola membentur mistar gawang. Sementara Everton mendapat peluang terbaik lewat sundulan Thierno Barry di babak pertama yang masih bisa diantisipasi kiper Chelsea.
Ada momen mencemaskan di menit ke-74 ketika kiper Chelsea, Emiliano Martinez, harus dilarikan keluar lapangan dengan tandu setelah berbenturan dengan Jarrad Branthwaite. Posisinya digantikan Mike Penders yang menjalani debutnya di Premier League.
Penders tampil cukup tenang meski masuk dalam situasi tidak ideal. Kiper muda asal Belgia itu melakukan penyelamatan sederhana dan satu pukulan bola dari umpan silang pada menit ke-84.
Maxence Lacroix mencatat salah satu penampilan terbaiknya sejak bergabung dengan Chelsea. Bek asal Prancis itu solid sepanjang laga, bahkan sundulannya dari situasi corner sempat disapu pemain Everton di garis gawang.
Di kubu Everton, Harrison Armstrong dan Merlin Rohl menjadi pemain dengan rating tertinggi. Armstrong membuat stadion bergemuruh lewat tekel kerasnya di babak pertama dan sempat menyapu bola dari garis gawang. Rohl, yang tampil sebagai starter kejutan, tercatat sebagai pencatat tembakan pertama Everton.
Joao Pedro tampil di bawah performa terbaiknya. Striker Brasil itu menyia-nyiakan peluang emas untuk memastikan kemenangan di menit ke-86. Sementara Christian Norgaard yang masuk sebagai pengganti di menit ke-85 langsung kehilangan bola yang nyaris berbuah gol bagi Chelsea.
Bagi Chelsea, hasil ini menjadi clean sheet pertama mereka musim ini sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan Everton. Tiga poin dari laga tandang ini memperbaiki posisi The Blues di klasemen dan memberi kepercayaan diri menjelang pertandingan berikutnya.
Everton harus menelan kekalahan pertama setelah sempat tampil solid di beberapa laga awal. Pelatih Everton menghadapi tugas berat untuk membangkitkan moral pemain, terutama menghadapi jadwal padat yang menanti.