SUMATERA BARAT — Samsung mencatat lonjakan pencarian Galaxy Z Fold8 hingga 300% di Google sebulan terakhir, dengan permintaan konsumen naik sekitar 16% sejak peluncuran akhir Juli 2026. Angka ini muncul beberapa bulan setelah rilis, berbeda dari tren perangkat baru yang biasanya meredup usai euforia awal. Sebagian pengamat menduga momentum ini terkait persiapan peluncuran iPhone Duo pada 23 Oktober 2026.
Richard Chang, Corporate Vice President Mobile Division Samsung UK dan Irlandia, mengungkapkan kenaikan permintaan tersebut tanpa merinci cakupan wilayahnya. Samsung belum memastikan apakah data 16% dan 300% berlaku global atau hanya pasar Inggris, sehingga angka itu belum bisa dibaca sebagai gambaran penjualan dunia.
Perangkat baru umumnya kehilangan perhatian beberapa pekan setelah rilis. Galaxy Z Fold8 yang diperkenalkan akhir Juli 2026 menunjukkan pola berbeda: pencarian aktif di Google melonjak 300% dalam sebulan terakhir, sementara permintaan konsumen naik 16% sejak peluncuran.
Lonjakan pencarian tidak otomatis berarti penjualan ikut naik dengan persentase sama. Pencarian bisa mencerminkan rasa penasaran, kebutuhan membandingkan produk, atau sekadar mengikuti perkembangan teknologi lipat.
Samsung mengembangkan teknologi layar fleksibel sekitar delapan tahun, lebih lama dari sebagian besar pesaing di kategori foldable. Pengalaman itu dipakai membangun ekosistem perangkat dan perangkat lunak yang menyesuaikan kebutuhan pengguna lipat.
Konsumen yang membeli HP lipat mempertimbangkan lebih dari desain futuristis. Kenyamanan penggunaan, ketahanan engsel, produktivitas, dan pengalaman perangkat lunak sehari-hari masuk hitungan. Galaxy Z Fold8 menyasar pengguna yang ingin bekerja, menikmati konten, dan menjalankan banyak aktivitas dari satu perangkat.
Pengalaman panjang tidak menjamin Samsung unggul di semua aspek. Spesifikasi, harga, fitur, dan dukungan perangkat tetap perlu dibandingkan sebelum membeli.
iPhone Duo, perangkat lipat pertama Apple, dijadwalkan mulai dijual 23 Oktober 2026. Kehadirannya berpotensi membuat kategori foldable lebih sering dibicarakan, termasuk oleh orang yang sebelumnya tidak tertarik membeli HP lipat.
Calon pembeli yang mencari informasi soal iPhone Duo mungkin mulai membandingkannya dengan Galaxy Z Fold8. Pengguna yang tertarik konsep lipat tetapi lebih nyaman dengan Android bisa mempertimbangkan produk Samsung sebagai alternatif.
Pesaing baru tidak selalu merugikan pemain lama. iPhone Duo berpeluang memperluas perhatian publik terhadap HP lipat, sementara Samsung punya kesempatan memanfaatkan momentum tersebut.
Persaingan yang memanas memberi konsumen lebih banyak pilihan, bukan sekadar perangkat dengan desain berbeda. Produsen terdorong menghadirkan inovasi yang lebih relevan dengan kebutuhan harian.
Bagi calon pembeli, momentum ini alasan untuk tidak terburu-buru. Bandingkan kebutuhan, harga, fitur, dan ekosistem sebelum menentukan perangkat. HP lipat terbaik bukan yang paling ramai dibicarakan, melainkan yang benar-benar memberi manfaat dalam penggunaan sehari-hari.