Akuisisi Skio oleh Recharge diumumkan pada hari Kamis lalu. Kedua perusahaan menawarkan layanan serupa—mengurus pembayaran berlangganan untuk berbagai merek bisnis. Meski pernyataan resmi tidak mengungkapkan detail transaksi, pendiri sekaligus mantan CEO Kennan Frost membagikan angka lengkap melalui unggahan di X, LinkedIn, dan Instagram.
Frost, seorang lulusan Y Combinator tahun 2020 yang menyebut dirinya sebagai college dropout, menorehkan pencapaian spektakuler. Return investasi sebesar itu—dengan modal awal hanya $8 juta—merupakan keberhasilan yang mengesankan oleh standar apa pun di industri startup. Unggahan Frost kemudian dibagikan ulang oleh investor Skio termasuk Y Combinator dan Nicolas Wittenborn, pendiri venture capital firm Adjacent.
Dari Panik Hingga Kesuksesan
Perjalanan Frost penuh dengan lika-liku dramatis. Dia menulis di Instagram bahwa dia memulai startup secara solo setelah mengalami serangan panik yang memaksanya meninggalkan pekerjaan sebagai insinyur di Pinterest. Dua minggu kemudian, COVID-19 menggemparkan dunia.
Frost diterima di Y Combinator namun mengakui bahwa dia "completely failed during the batch" hingga akhirnya berhasil memilih ide yang tepat tentang subscription billing. Dalam tiga tahun, dia berhasil membangun perusahaan hingga mencapai $10 juta Annual Recurring Revenue (ARR) dan mencapai profitabilitas. Setelah itu, tim baru bergabung dan mengubah momentum awal menjadi perusahaan yang sesungguhnya.
Fokus pada Produk, Bukan Marketing
Frost tidak lagi menjalankan Skio selama dua tahun terakhir sebelum akuisisi. Aidan Thibodeaux, CEO saat ini yang awalnya berperan sebagai Chief Operating Officer pertama, mengambil alih perusahaan. Dalam postingan LinkedIn-nya, Thibodeaux menjabarkan strategi unik yang diterapkan—tanpa pengeluaran untuk marketing, iklan, atau tim penjualan profesional. Sebaliknya, semua fokus dialokasikan untuk pengembangan produk.
Thibodeaux dan founding CTO Andrew Chen bahkan melakukan setiap panggilan penjualan sendiri. Pendekatan bootstrapping ini ternyata sangat efektif dalam membangun fondasi bisnis yang kuat.
Angka Impresif di Saat Akuisisi
Pada saat diakuisisi, Skio telah mencapai $32 juta ARR dan memproses pembayaran senilai $4 miliar. Pencapaian ini membuktikan bahwa fokus pada kualitas produk tanpa mengandalkan spending besar pada marketing bisa menghasilkan traction yang solid.
Gustaf Alströmer, advisor Frost di Y Combinator, memastikan kebenaran nominal akuisisi melalui postingan di X. Dia menceritakan bagaimana Frost berjuang selama waktu di accelerator namun tidak pernah menyerah. Saat ini, Frost sudah melanjutkan karir entrepreneurshipnya dengan mendirikan startup baru bernama Icon, yang menawarkan produk AdMaker untuk pembuatan dan pelacakan kampanye iklan.