Pencarian

Pertamina Tahan Harga BBM Nonsubsidi Oktober 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 • 08:20:32 WIB
Pertamina Tahan Harga BBM Nonsubsidi Oktober 2026, Ini Daftar Lengkapnya
SPBU Pertamina melayani pembelian BBM nonsubsidi di Sumatera Barat, Jumat (2/10/2026).

SUMATERA BARAT — PT Pertamina Patra Niaga memutuskan tidak menyesuaikan harga bahan bakar minyak nonsubsidi sepanjang Oktober 2026, dengan harga berlaku sama seperti periode sebelumnya per Jumat (2/10/2026). Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat. Pertamax Turbo untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen tetap dibanderol Rp19.600 per liter.

Paragraf pembuka: VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyatakan harga BBM nonsubsidi masih sama seperti periode sebelumnya. Pertamina mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat sebelum melakukan penyesuaian harga. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan resmi perusahaan.

Alasan Pertamina Belum Ubah Harga

Kitty menegaskan penyesuaian harga tidak dilakukan karena perusahaan menimbang kondisi di lapangan. Pertimbangan itu mencakup berbagai faktor yang memengaruhi daya beli konsumen.

"Adapun untuk BBM nonsubsidi, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat maka sampai saat ini masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya," ujar Kitty dalam keterangan resmi.

Keputusan menahan harga berlaku untuk seluruh produk BBM nonsubsidi yang dijual Pertamina. Harga acuan yang dipakai adalah ketentuan yang telah berlaku per 2 September 2026.

Rincian Harga per Liter

Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya, Pertamax Turbo dijual Rp19.600 per liter. Angka itu naik dari sebelumnya Rp18.300 per liter.

Pertamax Green 95 dipatok Rp19.150 per liter, naik dari sebelumnya Rp16.600 per liter. Kenaikan juga terjadi pada Dexlite yang kini dibanderol Rp23.700 per liter dari sebelumnya Rp19.700 per liter.

Pertamina Dex mencatat kenaikan paling tinggi, yakni menjadi Rp25.200 per liter dari sebelumnya Rp21.150 per liter.

  • Pertamax Turbo: Rp19.600 per liter (dari Rp18.300)
  • Pertamax Green 95: Rp19.150 per liter (dari Rp16.600)
  • Dexlite: Rp23.700 per liter (dari Rp19.700)
  • Pertamina Dex: Rp25.200 per liter (dari Rp21.150)

Dampak ke Konsumen dan Pelaku Usaha

Harga yang tidak berubah memberi kepastian biaya bahan bakar bagi pengguna kendaraan pribadi di Jabodetabek dan wilayah dengan PBBKB 5 persen lainnya. Bagi pelaku usaha angkutan dan logistik yang memakai Dexlite atau Pertamina Dex, tagihan operasional bulanan tidak bertambah sepanjang Oktober 2026.

Sebaliknya, konsumen yang sebelumnya menanti penurunan harga harus menunda harapan itu. Sebab, harga yang berlaku saat ini masih level hasil penyesuaian per 2 September 2026, bukan level sebelum kenaikan.

Yang Perlu Dicermati ke Depan

Pertamina belum memberi indikasi kapan penyesuaian berikutnya akan dilakukan. Perusahaan menyatakan akan terus memantau faktor yang memengaruhi harga, termasuk kondisi masyarakat, sebelum mengambil keputusan baru.

Bagi konsumen, perbedaan harga antardaerah tetap perlu diperhatikan karena besaran PBBKB tiap provinsi tidak sama. Harga di wilayah dengan PBBKB 5 persen bisa berbeda dari daerah dengan tarif pajak lebih tinggi.

Penutup: Keputusan menahan harga ini menjaga stabilitas biaya energi rumah tangga dan usaha di tengah ketidakpastian harga minyak global. Namun, level harga yang berlaku kini masih lebih tinggi dibanding posisi sebelum penyesuaian 2 September 2026, sehingga daya beli konsumen tetap menjadi pertimbangan utama Pertamina pada bulan-bulan berikutnya.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks