Pencarian

Warga Sumbar Kumpulkan Donasi Rp1,67 Miliar hingga Emas dan Perak untuk Palestina di Halaman Kantor Gubernur

Senin, 05 Oktober 2026 • 05:46:01 WIB
Warga Sumbar Kumpulkan Donasi Rp1,67 Miliar hingga Emas dan Perak untuk Palestina di Halaman Kantor Gubernur
Warga Sumatera Barat menyerahkan donasi untuk Palestina di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat.

PADANG — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berdonasi, mulai dari OPD Pemprov Sumbar, Bank Nagari, instansi vertikal, hingga masyarakat dari berbagai kalangan. Menurut Mahyeldi, besarnya donasi menunjukkan kepedulian warga Sumbar terhadap perjuangan dan kondisi kemanusiaan yang dihadapi rakyat Palestina.

Secara khusus Mahyeldi mengapresiasi QUPRO Indonesia yang aktif menggalang solidaritas dalam Aksi Bela Palestina. Aksi ini digelar dalam rangkaian Hari Jadi Sumatera Barat ke-81.

"Terima kasih kepada seluruh OPD Pemprov Sumbar, Bank Nagari, instansi vertikal dan seluruh masyarakat Sumatera Barat yang telah memberikan donasi untuk Palestina," kata Mahyeldi.

Duta Besar Palestina Ceritakan Bantuan Indonesia di Gaza

Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia, H.E. Mr. Abdalfattah Ahmed Khalil Al Sattari, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia, khususnya Sumatera Barat, atas dukungan yang diberikan kepada rakyat Palestina. Ia menceritakan bantuan makanan dari Indonesia yang telah diterima masyarakat di Gaza.

"Saya tanya kepada anak saya, apakah kalian punya makanan di Gaza? Dia mengatakan ada satu bungkus yang di sana tertulis 'Bantuan dari Indonesia'. Kami berterima kasih dari lubuk hati kami yang paling dalam," ujarnya.

Abdalfattah juga menyampaikan keyakinannya bahwa Palestina akan segera meraih kemerdekaan. Ia mengapresiasi masyarakat Sumbar yang tetap menunjukkan solidaritas meski harus duduk di bawah terik matahari.

"Bapak, ibu semua duduk di bawah terik matahari untuk Palestina pada hari ini. Harga yang maha mahal yang kami bayar ini, insya-Allah hasilnya adalah kemenangan, kemerdekaan, dan kebebasan Palestina," katanya.

Mahyeldi Kaitkan Solidaritas Palestina dengan Sejarah Perjuangan Sumbar

Mahyeldi mengaitkan aksi solidaritas tersebut dengan sejarah panjang perjuangan Sumatera Barat. Ia menjelaskan, 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Jadi Sumbar karena bertepatan dengan pengambilalihan kembali Keresidenan Sumatera Barat dari pemerintahan Jepang pada 1 Oktober 1945.

"Ini dilandaskan dari peristiwa diambil alihnya Residen Sumatera Barat dari pemerintahan Jepang. Maka dari situlah 1 Oktober dijadikan sebagai Hari Jadi Sumatera Barat," ujarnya.

Menurut Mahyeldi, perjalanan bangsa Indonesia diwarnai berbagai tantangan terhadap keutuhan NKRI. Karena itu, semangat perjuangan harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Kontribusi Sumbar dalam Sejarah Bangsa dan Pesan Menjaga NKRI

Mahyeldi menegaskan Sumatera Barat memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah Indonesia dengan melahirkan banyak tokoh dan pejuang bangsa. Di antaranya Agus Salim, Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, Tan Malaka, Mohammad Natsir, dan Mohammad Yamin.

"Ini menunjukkan kepada kita betapa besarnya kontribusi Sumatera Barat untuk Indonesia, dengan menghadirkan putra-putri terbaiknya, dengan menghadirkan generasi-generasi terbaiknya demi untuk Indonesia," katanya.

Ia juga mengingatkan peranan Sumbar dalam lahirnya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) serta Mosi Integral Natsir yang menjadi bagian dari perjalanan Indonesia kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Sumatera Barat melahirkan pejuang, menghadirkan pendiri, menghadirkan proklamator, menghadirkan penyelamat, dan menghadirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegasnya.

Mahyeldi meminta semangat perjuangan tersebut terus dijaga, termasuk dalam menunjukkan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan di Palestina.

"DNA bapak, ibu, anak, cucu suku Sumatera Barat adalah DNA pejuang, DNA pendiri, DNA NKRI. Maka dari itu, siapa yang akan merusak NKRI, maka Sumatera Barat, masyarakat Sumatera Barat harus tampil terdepan untuk menyelamatkan NKRI," katanya.

Aksi Bela Palestina ini turut dihadiri Bang Onim, Opick Tombo Ati, serta Izzatul Islam.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: padangkita.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks