Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Dr. Abdalfattah Ahmed Khalil Al-Sattari, menggelar Tabligh Akbar untuk memperkuat persaudaraan dan solidaritas kemanusiaan bagi rakyat Palestina. Acara yang digelar bersama aliansi kemanusiaan Qubro itu menjadi ruang dengar pendapat antara masyarakat Bukittinggi dan Dubes Palestina. Solidaritas itu disesuaikan dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
BUKITTINGGI — Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis menyambut langsung kehadiran Dubes Palestina dalam acara tersebut. Menurutnya, dukungan warga Bukittinggi terhadap Palestina bukan sekadar seremonial, melainkan wujud kepedulian nyata terhadap kemanusiaan.
"Bukittinggi bersama Palestina, Kemanusiaan bukan sekadar tema, tetapi menggambarkan kepedulian masyarakat Bukittinggi terhadap kemanusiaan," kata Ibnu Asis.
Menyatukan Doa dan Ikhtiar untuk Palestina
Ibnu Asis menyebut Tabligh Akbar menjadi momentum menyatukan doa dan ikhtiar bagi warga Palestina. Ia berharap dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan kedamaian, keadilan, dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina.
"Kita menyatukan doa dan ikhtiar untuk saudara-saudara kita di Palestina. Semoga menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk terwujudnya kedamaian, keadilan dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina," ujarnya.
Ia menambahkan, hubungan Indonesia dan Palestina memiliki sejarah persaudaraan yang kuat. Kepedulian terhadap rakyat Palestina perlu terus dijaga melalui doa, solidaritas, dan aksi kemanusiaan.
Dubes Palestina: Saya Tidak Pernah Merasa Sebagai Orang Asing di Indonesia
Duta Besar Palestina untuk Indonesia H.E. Dr. Abdalfattah Ahmed Khalil Al-Sattari menyampaikan rasa syukur dapat hadir di Kota Bukittinggi dan bertemu masyarakat dalam Tabligh Akbar. Ia mengapresiasi sambutan Pemkot Bukittinggi dan menyebut Bukittinggi sebagai kota yang indah dengan sejarah penting dalam perjalanan Indonesia.
"Saya tidak pernah merasa sebagai orang asing di Indonesia. Saya merasa berada di negeri sendiri dan di tengah masyarakat sendiri. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi dan seluruh masyarakat atas sambutan, kepedulian, serta dukungan yang diberikan kepada Palestina," katanya.
Kondisi Gaza, Tepi Barat, dan Al-Quds Masih Butuh Perhatian Dunia
Abdalfattah mengungkapkan kondisi Palestina, khususnya Gaza, Tepi Barat, dan Al-Quds, yang menurutnya masih membutuhkan perhatian dan doa dari masyarakat dunia. Ia mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendoakan rakyat Palestina.
"Doakan kami, insya Allah Allah mengijabah doa-doa kita. Mudah-mudahan pertemuan kita berikutnya ada di Masjidil Aqsa yang penuh berkah," ujarnya.
Ia berharap suatu saat dapat bertemu kembali dengan masyarakat Bukittinggi di Masjid Al-Aqsa. Tabligh Akbar bersama aliansi kemanusiaan Qubro itu menjadi penutup rangkaian kunjungan Dubes Palestina ke Bukittinggi.