DHARMASRAYA — Sebanyak 50.000 masker dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tiba di tangan warga Dharmasraya melalui penyaluran serentak di 11 kecamatan. Kelompok rentan menjadi prioritas penerima: ibu hamil, balita, anak-anak, dan lansia. Warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan juga masuk daftar sasaran.
Penyaluran dipimpin langsung Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Catur Eby. Sejumlah instansi dikerahkan, dari Dinas Kesehatan, Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, TNI-Polri, puskesmas, sampai kader Posyandu.
Bantuan Tiba Malam Sebelumnya di Pulau Punjung
Pembagian masker merupakan tindak lanjut bantuan yang diterima Pemkab Dharmasraya di Pulau Punjung, Rabu (7/10/2026) malam. Catur menyebut pihaknya bergerak cepat agar bantuan tidak menumpuk di gudang.
"Hari ini kita bergerak bersama untuk memastikan masker segera sampai kepada masyarakat, terutama kelompok rentan, sehingga mereka tetap terlindungi saat harus beraktivitas di tengah kondisi kabut asap di 11 kecamatan," kata Catur.
Kabut Asap Diduga dari Luar Daerah, Tidak Ada Titik Api
Kabut asap yang menyelimuti Dharmasraya diduga berasal dari luar daerah. Berdasarkan pemantauan sistem informasi SiPongi Karhutla, tidak ditemukan titik api kebakaran hutan dan lahan di wilayah Dharmasraya sejak 23 September 2026.
Pemerintah kabupaten tetap memantau kondisi udara dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Langkah ini untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.
Warga Merasakan Gangguan Pernapasan
Salah seorang warga, Siti (34), mengaku terbantu dengan masker tersebut. Menurutnya, kondisi udara mulai mengganggu kenyamanan dan pernapasan warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah.
"Terima kasih Pak Wagub dan Ibu Bupati. Masker ini sangat membantu kami yang masih harus beraktivitas di luar rumah, apalagi kondisi kabut asap sekarang mulai terasa mengganggu pernapasan," ujarnya.
Catur mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah selama kondisi udara masih dipengaruhi kabut asap. Keterlibatan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat diharapkan mempercepat penyaluran bantuan agar menjangkau seluruh wilayah Dharmasraya.
"Semakin cepat masker disalurkan dan semakin luas penyebarannya, semakin efektif pula upaya kita menjaga dan melindungi kesehatan serta keselamatan masyarakat," ujarnya.