Pencarian

Kualitas Udara di Padang Masuk Kategori Tidak Sehat, PM2.5 Capai 11 Kali Batas WHO

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 10:47:32 WIB
Kualitas Udara di Padang Masuk Kategori Tidak Sehat, PM2.5 Capai 11 Kali Batas WHO
Indeks kualitas udara Padang tercatat 152 dengan polutan utama PM2.5 pada Jumat pagi.

Kualitas udara di Padang, Sumatera Barat, terpantau tidak sehat pada Jumat 9 Oktober 2026 pagi dengan indeks kualitas udara (AQI) 152 dan polutan utama PM2.5. Konsentrasi partikel halus itu tercatat 11 kali lipat nilai panduan tahunan WHO, berdasarkan pantauan Stasiun Pemantau Kualitas Udara Antara Sumatera Barat pukul 07.00 WIB.

PADANG — Stasiun Pemantau Kualitas Udara Antara Sumatera Barat mencatat indeks kualitas udara Padang menyentuh 152 pada Jumat 9 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Angka itu menempatkan udara Kota Padang dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif maupun masyarakat umum. Polutan utama yang teridentifikasi adalah PM2.5, partikel padat atau tetesan cairan halus berukuran 2,5 mikrometer atau lebih kecil.

Sebagai gambaran, ukuran partikel itu sekitar 30 kali lebih kecil dari sehelai rambut manusia. Konsentrasi PM2.5 di Padang saat ini mencapai 11 kali nilai panduan PM2.5 tahunan WHO.

Mengapa PM2.5 Berbahaya bagi Kesehatan Warga Padang

Ukuran PM2.5 yang sangat kecil membuat partikel ini tidak bisa tersaring oleh bulu hidung. Partikel tersebut dapat langsung masuk ke paru-paru hingga meresap ke aliran darah. Kondisi inilah yang menjadikan PM2.5 sebagai polutan utama paling berbahaya bagi kesehatan pernapasan dan kardiovaskular.

Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan memakai masker jenis N95 atau KN95. Masker kain maupun masker medis biasa dinilai kurang efektif menyaring partikel mikroskopis ini.

Anjuran bagi Warga Selama Udara Tidak Sehat

Selain memakai masker, warga diminta menghindari olahraga di luar ruangan selama kualitas udara belum membaik. Menutup jendela rumah juga disarankan untuk mengurangi paparan partikel halus yang masuk ke dalam ruangan.

Pada waktu pemantauan yang sama, suhu udara Padang tercatat 26 derajat celsius dengan kelembapan 85 persen. Kombinasi kelembapan tinggi dan konsentrasi PM2.5 yang melampaui ambang batas memperbesar risiko gangguan pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan warga dengan riwayat penyakit paru.

Pemantauan kualitas udara di Padang dilakukan secara berkala oleh Stasiun Pemantau Kualitas Udara Antara Sumatera Barat. Data indeks kualitas udara dan konsentrasi polutan menjadi acuan warga untuk menyesuaikan aktivitas luar ruangan.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks