Pencarian

Dekranasda Kota Solok Kurasi Produk Rajut dan Kerajinan Kayu Dua IKM agar Tembus Pasar Nasional

Minggu, 11 Oktober 2026 • 10:12:02 WIB
Dekranasda Kota Solok Kurasi Produk Rajut dan Kerajinan Kayu Dua IKM agar Tembus Pasar Nasional
Ketua Dekranasda Kota Solok meninjau proses produksi IKM Rajut Bunga Padi dalam kegiatan kurasi produk kerajinan.

Dekranasda Kota Solok, Sumatera Barat, menggelar kurasi produk kerajinan bagi dua industri kecil menengah, yakni IKM Rajut Bunga Padi dan Iyan Galeri Kerajinan Kayu. Pembinaan menyasar aspek kualitas bahan, kerapian pengerjaan, hingga inovasi desain agar produk tersebut mampu bersaing di pasar nasional dan internasional. Ketua Dekranasda Kota Solok Dona Ramadhani Kirana Putra menyebut kurasi sebagai bagian penting pengembangan IKM.

KOTA SOLOK — Dua pelaku IKM yang menjadi sasaran kurasi adalah Rajut Bunga Padi dengan produk tas, pasmina, dan aksesori rumah tangga, serta Iyan Galeri yang mengolah kayu. Penilaian dilakukan langsung di lokasi usaha untuk mengidentifikasi keunggulan sekaligus aspek yang masih perlu dibenahi.

Dona meninjau proses produksi, pemilihan bahan baku, teknik pengerjaan, hingga hasil akhir produk. Peninjauan itu menjadi dasar pemberian masukan kepada pelaku usaha agar kualitas kerajinan meningkat.

Kerapian Rajutan hingga Kombinasi Warna Jadi Penilaian

Pada IKM Rajut Bunga Padi, kurasi difokuskan pada kerapian rajutan, kombinasi warna, serta pengembangan variasi produk. Aspek tersebut dinilai menentukan daya tarik kerajinan di mata konsumen.

Produk rajut yang dihasilkan diharapkan dapat dikembangkan melalui inovasi desain tanpa meninggalkan fungsi, estetika, dan mutu pengerjaan. Variasi produk menjadi salah satu kunci memperluas pilihan bagi pembeli.

Sementara di Iyan Galeri Kerajinan Kayu, perhatian diarahkan pada kehalusan penyelesaian akhir atau finishing, kualitas dan daya tahan bahan, serta kreativitas pengrajin. Ketiga hal itu disebut penting untuk memperkuat karakter kerajinan kayu sekaligus menaikkan nilai jualnya.

Target Naik Kelas ke Pasar Nasional dan Internasional

Dona menyatakan harapannya agar kedua produk kerajinan tersebut berkembang dan menjangkau konsumen lebih luas. Menurut dia, pengembangan produk perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kualitas bahan, ketelitian pengerjaan, inovasi desain, dan karakter produk.

"Kita ingin kerajinan rajut dari Bunga Padi dan hasil olahan kayu dari Iyan Galeri bisa naik kelas dan diterima di pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional," kata Dona.

Melalui kurasi, Dekranasda Kota Solok berupaya memberi masukan kepada pelaku IKM untuk memperbaiki aspek produk yang masih perlu ditingkatkan. Langkah itu sekaligus menggali potensi kerajinan yang telah dihasilkan selama ini.

Pembinaan Berkelanjutan dan Peluang Pameran

Pembinaan yang berjalan terus-menerus diharapkan membantu pelaku IKM menambah nilai produk dan memanfaatkan peluang pemasaran lewat berbagai saluran, termasuk pameran kerajinan. Pameran dinilai menjadi pintu masuk bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas.

Pengembangan desain, kerapian pengerjaan, serta penyesuaian produk dengan kebutuhan dan tren pasar menjadi bagian dari pembinaan. Pelaku IKM didorong berinovasi tanpa menghilangkan ciri khas lokal yang menjadi identitas kerajinan Kota Solok.

Dengan peningkatan kualitas dan inovasi, produk rajut dan kerajinan kayu dari Kota Solok diharapkan semakin kompetitif. Jangkauan pemasaran pun ditargetkan menembus tingkat nasional hingga internasional.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks