PADANG — Turnamen Bola Tangan Antar Kecamatan se-Kota Padang kategori U-17 tahun 2026 resmi bergulir. Kompetisi yang diikuti 18 tim putra dari SMP negeri dan swasta ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir.
Pembukaan berlangsung di Rafhely Futsal Bypass, Rabu (14/10/2026). Hadir dalam acara tersebut Anggota DPD RI Cherint Iralloza Tasya, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Izmi Maylendra, serta Ketua Umum Pengcab ABTI Kota Padang Manufer Putra Firdaus.
Ketua Dewan Pembina Pengcab ABTI Kota Padang Argi Putra Finalo juga hadir, bersama Ketua Pelaksana Turnamen Seprinaldi, para kepala sekolah, dan guru pembina.
Penjaringan Atlet Sejak Jenjang SMP
Seprinaldi menjelaskan, kompetisi tahun ini mempertemukan pelajar dari berbagai sekolah menengah pertama di Kota Padang. Selain menguji kemampuan bertanding, turnamen dipakai untuk memetakan bakat siswa di cabang olahraga bola tangan.
"Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah pembinaan sekaligus penjaringan atlet-atlet bola tangan berbakat yang dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi pada jenjang berikutnya," tutur Seprinaldi.
Format antar-kecamatan dipilih agar talenta muda dari setiap wilayah kota terpetakan sejak awal. Para pelajar yang menonjol akan disiapkan mengikuti kompetisi tingkat lebih tinggi.
Modal Lima Emas di Porprov Sumbar 2026
Optimisme pembinaan bertumpu pada capaian kontingen bola tangan Kota Padang di Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XVI tahun 2026. Tim Kota Padang mengumpulkan lima medali emas, satu perak, dan satu perunggu.
"Kontingen bola tangan Kota Padang berhasil meraih lima medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada Porprov Sumbar XVI 2026. Prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk membina atlet muda sebagai penerus atlet senior pada kompetisi mendatang," ungkap Manufer.
Menurut Manufer, turnamen usia sekolah menjadi bagian penting dari proses regenerasi. Kota Padang butuh pemain potensial yang siap bersaing ketika atlet senior nantinya mundur dari kompetisi.
Bagian dari Program Padang Balomba
Maigus Nasir menyampaikan, pembinaan olahraga di Kota Padang tidak hanya mengejar medali. Kegiatan ini berperan membentuk kepribadian generasi muda, mulai dari kejujuran, kerja sama, hingga sikap saling menghormati.
Pelaksanaan turnamen sejalan dengan program Padang Balomba, bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Juara. Program itu menyasar anak muda agar berprestasi di berbagai bidang.
"Olahraga bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga membentuk karakter. Melalui Padang Balomba kita mendorong generasi muda Kota Padang untuk terus berprestasi di bidang masing-masing, termasuk olahraga," kata Maigus di hadapan para peserta.
Pesan Sportivitas untuk Peserta
Wakil Wali Kota berharap turnamen ini melahirkan atlet bola tangan yang mampu melanjutkan prestasi senior mereka. Ia juga ingin para peserta berkembang ke kompetisi tingkat lebih tinggi dan membawa nama Kota Padang.
Kepada seluruh atlet, Maigus berpesan agar menjaga sportivitas dan persaudaraan selama bertanding.
"Selamat bertanding dan junjung sportivitas. Mari jaga persahabatan, dan semoga ananda semua menjadi generasi penerus yang membawa olahraga Kota Padang semakin jaya," ujarnya.
Pemko Padang berharap pembinaan usia muda berjalan terarah dan berkelanjutan. Potensi atlet pelajar dikembangkan sejak dini agar melahirkan generasi berprestasi yang mengharumkan nama Kota Padang di berbagai kejuaraan.