Pencarian

BMKG Peringatkan Hujan Lokal dan Gelombang 4 Meter di Perairan Mentawai, Warga Padang Diminta Waspada

Jumat, 23 Oktober 2026 • 10:46:31 WIB
BMKG Peringatkan Hujan Lokal dan Gelombang 4 Meter di Perairan Mentawai, Warga Padang Diminta Waspada
Prakirawan BMKG menyampaikan potensi hujan lokal dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia.

PADANG — Prakirawan BMKG Alia menyampaikan bahwa pusaran angin terpantau terbentuk di dua titik, yakni perairan barat Aceh dan Samudra Pasifik utara Papua. Daerah pertemuan dan perlambatan angin membentang dari Aceh, Sumatera Utara, hingga Papua.

“Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah sirkulasi siklonik dan sepanjang daerah pertemuan dan perlambatan tersebut,” demikian penjelasan BMKG dalam prakiraan cuaca nasional, Jumat (23/10/2026).

Untuk Sumatera, hujan ringan diprakirakan turun di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, dan Tanjung Pinang. Kondisi udara kabur berpotensi terjadi di Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkalpinang, dan Bandar Lampung.

Gelombang 2,5–4 Meter di Samudra Hindia

Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta mewaspadai gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter. Gelombang tinggi berpotensi terjadi di Samudra Hindia, mulai dari sebelah barat Kepulauan Mentawai hingga perairan selatan Nusa Tenggara Timur.

Operator kapal serta warga yang beraktivitas di kawasan pesisir diminta menyesuaikan kegiatan dengan kondisi cuaca dan gelombang. BMKG juga mengingatkan potensi banjir pesisir atau rob di pesisir Sumatera Utara, pesisir Jawa Barat, dan pesisir Kalimantan Tengah.

Awan Cumulonimbus Ancam Penerbangan Sumbar

Pengguna transportasi udara perlu mewaspadai awan cumulonimbus yang berpotensi muncul di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Selat Malaka bagian utara, dan Samudra Hindia barat Sumatera. Awan jenis ini dapat menimbulkan cuaca signifikan yang mengganggu penerbangan.

Penumpang diminta mengikuti informasi terbaru dari bandara dan maskapai. Selain di Sumatera, awan cumulonimbus juga berpotensi muncul di Laut Natuna Utara, Kalimantan Utara, Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

Hujan Lokal Saat Cuaca Kering Masih Dominan

Meski cuaca kering masih mendominasi sejumlah wilayah, hujan dapat terjadi secara lokal dan berpotensi disertai kondisi cuaca ekstrem. Warga Sumatera Barat, termasuk Kota Padang, diimbau memperhatikan perkembangan cuaca terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Hujan lokal dapat memengaruhi aktivitas masyarakat dan perjalanan. BMKG meminta warga tidak lengah terhadap risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan meski hujan masih berpotensi turun di sejumlah daerah.

Pantauan cuaca terkini dapat diakses melalui kanal resmi BMKG. Warga yang tinggal di kawasan pesisir, nelayan, dan pengguna transportasi laut menjadi kelompok yang paling perlu menyesuaikan jadwal aktivitas dalam beberapa hari ke depan.

Follow sumbar360.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarsumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks