PADANG — DPRD Provinsi Sumatera Barat mengambil sikap tegas terhadap pelaksanaan Porprov 2026. Setelah tiga kali tertunda, DPRD meminta semua pihak memastikan kesiapan teknis, anggaran, dan komitmen daerah agar ajang ini benar-benar berjalan sesuai jadwal Oktober mendatang.
Penegasan itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat Komisi V DPRD Sumbar bersama Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI Sumbar, serta pengurus KONI kabupaten dan kota di ruang Badan Musyawarah DPRD Sumbar, Selasa (26/5).
Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Lazuardi Erman, menegaskan Porprov bukan sekadar agenda seremonial. “Porprov ini sudah beberapa kali tertunda. Karena itu kita ingin memastikan tahun 2026 benar-benar terlaksana. Jangan sampai atlet dan daerah kembali menunggu tanpa kepastian,” ujarnya.
Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus, memastikan Porprov 2026 akan mempertandingkan 52 hingga 53 cabang olahraga. Ribuan atlet dari seluruh kabupaten dan kota di Sumbar diproyeksikan ambil bagian.
“Seluruh daerah sepakat menyukseskan Porprov 2026. Saat ini ada sekitar 12 sampai 13 daerah yang bersedia menjadi tuan rumah pelaksanaan cabang olahraga,” kata Hamdanus.
Ia menambahkan, komitmen dukungan pembiayaan dari masing-masing pemerintah daerah juga sudah disepakati. Hal ini menjadi modal penting agar persiapan berjalan lancar.
Lazuardi Erman menilai Porprov memiliki dampak besar terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya di daerah yang menjadi tuan rumah cabang olahraga. Sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), perhotelan, transportasi, hingga pariwisata diperkirakan ikut bergerak selama ajang berlangsung.
“Porprov bukan hanya soal olahraga, tetapi juga berdampak pada ekonomi masyarakat. Karena itu persiapannya harus matang dan semua pihak harus serius,” ujar Lazuardi.
Rapat dengar pendapat itu turut dihadiri Sekretaris Komisi V Mario Syahjohan bersama anggota Komisi V lainnya, yakni Endarmy, Yessi Indriani, dan Zaksai Kasni. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat, Mahdianur Musa, beserta jajaran pengurus KONI kabupaten dan kota se-Sumbar juga hadir.
Hamdanus berharap dukungan DPRD Sumbar dan seluruh pemerintah daerah dapat memperkuat kesiapan penyelenggaraan. “Porprov ini menjadi momentum kebangkitan olahraga daerah setelah beberapa kali tertunda,” pungkasnya.