PLN dan ANTARA Kalteng Teken Kerja Sama, Targetkan Edukasi Listrik hingga ke Pelosok

Penulis: Ridwan Azhari  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 19:14:01 WIB
PLN dan ANTARA Kalteng resmi menjalin kerja sama untuk edukasi kelistrikan hingga pelosok.

SUMATERA BARAT — Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Kalselteng, Faharudin Fajar, mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari program Smart Reporting perusahaan. "Media massa—cetak, elektronik, maupun daring—kami harap bukan cuma jadi corong publikasi kegiatan, tapi juga alat edukasi soal kelistrikan," ujarnya di Palangka Raya.

Faharudin menekankan, sinergi dengan ANTARA mampu mempercepat penyebaran informasi soal layanan listrik, pembangunan infrastruktur, hingga penanganan gangguan. "Masyarakat berhak mendapat akses informasi yang kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan," imbuhnya.

Mencegah Miskomunikasi di Era Digital

Di tengah derasnya arus informasi digital, peran media yang menyajikan berita berimbang menjadi krusial. Faharudin menilai pemberitaan yang akurat dan faktual bisa meminimalkan kesalahpahaman publik terhadap kebijakan PLN. "Kami ingin menciptakan ruang informasi publik yang sehat, transparan, dan konstruktif," katanya.

PLN dan ANTARA—sama-sama BUMN—juga melihat kolaborasi ini sebagai ajang memperkuat sinergi antarperusahaan negara di Kalselteng.

ANTARA Siap Dukung Publikasi Program PLN

Kepala LKBN ANTARA Biro Kalteng, Joko Susilo, menyambut baik kemitraan ini. "Sebagai kantor berita negara, kami siap bersinergi dan mendukung penyebarluasan informasi program PLN," ucapnya.

Joko berharap kerja sama ini berdampak positif bagi kedua institusi, terutama dalam menyebarkan informasi ke masyarakat luas. "Publik harus tahu, PLN tidak cuma menyediakan listrik, tapi terus menjaga keandalan pasokan agar energi sampai ke setiap rumah," pungkasnya.

Kolaborasi ini menjadi langkah konkret PLN untuk membangun kepercayaan publik melalui keterbukaan informasi—sekaligus memastikan warga di pelosok Kalimantan tidak tertinggal arus berita kelistrikan.

Reporter: Ridwan Azhari
Back to top