SOLOK — Warga Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, mendapatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan petugas BPJS Kesehatan Cabang Solok dalam kegiatan Pemberian Informasi Langsung (PIL) yang digelar di Gedung Baperna, Jumat (29/5).
Kegiatan ini merupakan agenda rutin BPJS Kesehatan untuk menjangkau wilayah nagari yang selama ini mungkin belum sepenuhnya memahami hak dan kewajiban sebagai peserta JKN. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok, Neri Eka Putri, menjelaskan bahwa sosialisasi tatap muka menjadi ruang silaturahmi sekaligus ajang evaluasi.
Dalam sesi dialog, warga tidak hanya menerima informasi, tetapi juga aktif berbagi pengalaman saat menggunakan layanan JKN. Neri menyebut bahwa masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi bersama dengan fasilitas kesehatan setempat.
“Kami ingin masyarakat tidak lagi takut datang ke fasilitas kesehatan hanya karena belum memahami prosedur layanan JKN,” ujar Neri dalam keterangan yang diterima Antara, Sabtu (30/5).
Pj Walinagari Kinari, Maifendri, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia mengakui bahwa masih banyak warganya yang baru mendaftar menjadi peserta JKN ketika sudah membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Semoga masyarakat semakin sadar pentingnya menjadi peserta JKN yang aktif. Selama ini masih banyak warga yang baru mendaftar ketika sudah membutuhkan pelayanan kesehatan,” kata Maifendri.
Maifendri berharap sosialisasi serupa dapat lebih sering dilakukan di Nagari Kinari agar informasi terbaru mengenai program JKN terus sampai ke masyarakat desa.
Selain penyampaian materi, BPJS Kesehatan juga membuka layanan administrasi di lokasi kegiatan. Warga dapat mengurus pendaftaran baru, perubahan data, pengecekan iuran, hingga kebutuhan administrasi lain yang biasanya hanya bisa dilakukan di kantor cabang.
Neri menambahkan, pemahaman terhadap alur pelayanan kesehatan mulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) menjadi fokus utama dalam sosialisasi ini. “Kegiatan ini dilakukan guna menjangkau nagari-nagari agar masyarakat memperoleh informasi yang sama tentang Program JKN,” jelasnya.