SOLOK — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Solok menggelar sosialisasi percepatan penerapan Manajemen Talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok, Jumat (5/6). Kegiatan berlangsung di Aula BKPSDM setempat dan dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Eva Nasri.
Eva Nasri dalam sambutannya menegaskan bahwa manajemen talenta bukan sekadar pemetaan pegawai, melainkan strategi jangka panjang untuk memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai kompetensi dan potensi terbaiknya. Ia berharap seluruh ASN mendukung penyediaan data yang akurat dan mutakhir sebagai fondasi utama sistem ini.
“Data yang valid akan menentukan kualitas kebijakan kepegawaian di masa depan,” ujar Eva Nasri.
Kepala BKPSDM Kabupaten Solok Jufrisal menekankan penguatan kesadaran mengenai akurasi data kepegawaian. Menurutnya, setiap ASN bertanggung jawab secara personal terhadap keakuratan dan pemutakhiran data kepegawaian masing-masing secara berkelanjutan.
Ia menegaskan beban ini bukanlah tugas eksklusif petugas pengelola kepegawaian di masing-masing perangkat daerah. Manajemen talenta bertujuan menciptakan sistem merit yang objektif, transparan, dan berbasis kompetensi.
Jufrisal menjelaskan bahwa pengelolaan talenta ASN bertujuan menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan daerah. Sosialisasi ini merupakan bagian dari percepatan penerapan manajemen talenta sesuai Keputusan Kepala BKN Nomor 411 tentang Percepatan Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta di Instansi Pemerintah.
Dengan penerapan sistem ini, Pemkab Solok berharap kualitas kebijakan kepegawaian di masa depan semakin baik dan berbasis data yang akurat. Seluruh ASN didorong untuk aktif memperbarui data secara berkala.