Pemkab Pasaman dan BPS Kerahkan 312 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Bupati Welly Suhery Tekan Kualitas Data

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Senin, 15 Juni 2026 | 23:19:31 WIB
petugas sensus ekonomi 2026 siap mendata seluruh sektor usaha di Kabupaten Pasaman.

PASAMAN — Sebanyak 312 petugas sensus telah disiapkan untuk menyisir seluruh sektor usaha di Kabupaten Pasaman dalam rangka Sensus Ekonomi 2026. Pencanangan program nasional ini ditandai dengan Apel Siaga di halaman Kantor Bupati Pasaman pada Senin (15/6/2026).

Ratusan petugas itu terdiri dari 310 orang yang akan mendata usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mitra, serta dua petugas khusus untuk usaha besar (UB) organik. Mereka akan bekerja di seluruh wilayah administrasi yang meliputi 12 kecamatan.

Bupati: Satu Data Terlewat Bisa Picu Kebijakan Meleset

Dalam arahannya, Bupati Welly Suhery mengingatkan bahwa sensus ini bukan sekadar rutinitas statistik. Ia menekankan bahwa setiap data yang dikumpulkan memiliki nilai strategis karena akan langsung digunakan sebagai dasar perumusan program pembangunan.

"Sensus ekonomi ini sangat penting karena dilakukan secara langsung oleh petugas ke lapangan. Oleh sebab itu, tidak boleh ada data yang terlewat agar hasilnya benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat dan pelaku usaha," ujar Welly.

Menurutnya, data yang valid dan akurat akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan program pembangunan yang lebih tepat sasaran. Di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah, pemerintah membutuhkan gambaran ekonomi yang objektif dan terukur.

312 Petugas Jadi Ujung Tombak Pendataan Ekonomi

Kepala BPS Kabupaten Pasaman, Nita Andriyani, menyatakan optimisme bahwa pelaksanaan SE2026 di Pasaman akan berjalan sukses. Ia menyebut dukungan pemerintah daerah, sinergi lintas sektor, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan.

"Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat, kami yakin Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data yang berkualitas, lengkap, dan terpercaya untuk mendukung pembangunan Kabupaten Pasaman," ujar Nita.

Bupati Welly juga meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut berperan aktif menyukseskan sensus dengan memberikan informasi yang benar dan membantu meningkatkan pemahaman masyarakat. Kepada organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat, ia meminta dukungan penuh melalui koordinasi, fasilitasi, dan pengawasan di lapangan.

Rangkaian Apel Siaga dan Komitmen Data Berkualitas

Apel Siaga tersebut dirangkaikan dengan pembacaan ikrar petugas sensus, penandatanganan nota kesepakatan antara Pemkab Pasaman dan BPS, penyematan pin serta penyerahan rompi petugas oleh Bupati. Puncak acara ditandai dengan pelepasan balon sebagai simbol dimulainya SE2026.

Bupati Welly menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Pasaman dan seluruh petugas yang disebutnya sebagai ujung tombak keberhasilan sensus. Ia menuntut mereka bekerja dengan integritas, profesionalisme, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

"Setiap data yang dikumpulkan memiliki nilai strategis karena akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat Pasaman pada masa mendatang," tegasnya.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: ayosumbar.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top