SUMATERA BARAT — Audiensi berlangsung sejak Jumat siang dengan dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa. Turut hadir Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, Wakil Ketua Komisi III Rano Alfath, serta Ketua Majelis Kehormatan Dewan (MKD) Nazaruddin Dek Gam.
Perwakilan mahasiswa yang masuk ke ruang pertemuan berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Universitas Mercubuana, dan Universitas Trisakti. Mereka menyampaikan langsung butir-butir tuntutan yang sebelumnya dikumandangkan di depan pagar parlemen.
Sebelum audiensi, ribuan mahasiswa dari tiga elemen tersebut memadati ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Arus lalu lintas menuju arah Slipi mengalami kemacetan total sejak massa bergerak dari kawasan Tugu Tragedi Trisakti.
Para demonstran mengenakan almamater masing-masing. Spanduk, poster, dan pengeras suara menjadi perlengkapan utama aksi. Tuntutan yang diangkat mencakup persoalan sosial, ekonomi, serta kebijakan politik nasional yang dinilai belum memihak rakyat.
Dasco memastikan pertemuan berlangsung secara terbuka. Setiap perwakilan mahasiswa diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi tanpa interupsi. “Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi keresahan adik-adik mahasiswa,” ujar Dasco di sela pertemuan.
Ketua MKD Nazaruddin Dek Gam turut mendampingi jalannya diskusi. Kehadiran pimpinan alat kelengkapan dewan ini menunjukkan DPR menempatkan isu yang diangkat mahasiswa dalam ranah serius, termasuk kemungkinan tindak lanjut legislasi.
Massa aksi mulai berkumpul di Tugu Tragedi Trisakti sejak pagi. Lokasi ini dipilih sebagai titik kumpul karena nilai simbolisnya dalam sejarah gerakan mahasiswa Indonesia. Setelah orasi dan koordinasi, mereka bergerak berjalan kaki menuju Gedung DPR.
Rute yang ditempuh melewati Jalan Jenderal Sudirman sebelum berbelok ke Gatot Subroto. Personel kepolisian terlihat berjaga di beberapa titik, namun tidak ditemukan insiden berarti hingga massa memasuki area parlemen.
Hingga berita ini diturunkan, audiensi masih berlangsung. DPR dijadwalkan merilis pernyataan resmi setelah pertemuan usai, termasuk soal tindak lanjut atas tuntutan yang disampaikan.