LUBUK BASUNG — Jalan penghubung Bukittinggi menuju Lubuk Basung dan Maninjau kembali mengalami gangguan total di kawasan Bawah Simancia, Jorong Kampung Baruay, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto. Informasi yang diterima dari Camat IV Koto, Subchan, menyebutkan bahwa badan jalan mengalami kerusakan parah sehingga kendaraan roda empat maupun roda dua tidak bisa melintas.
Peristiwa ini terjadi pada Senin pagi, 22 Juni 2026, dan langsung ditangani oleh petugas dari Kecamatan IV Koto bersama pihak terkait. Mereka saat ini masih berada di lokasi untuk mengamankan area dan mencegah risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Jalur Bukittinggi–Lubuk Basung memang dikenal rawan longsor dan kerusakan jalan, terutama di musim hujan. Warga setempat mengeluhkan kondisi ini karena akses utama mereka menuju pusat ekonomi dan pendidikan di Bukittinggi kerap terhambat.
“Sudah sering terjadi, setiap hujan deras pasti ada titik yang amblas atau longsor. Kami berharap ada perbaikan permanen, bukan hanya tambal sulam,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Bagi masyarakat yang hendak menuju Maninjau atau sebaliknya, pihak kecamatan mengimbau untuk menggunakan jalur alternatif melalui Panta. Sementara itu, pengguna jalan dari arah Bukittinggi menuju Lubuk Basung disarankan menunda perjalanan hingga kondisi jalan dinyatakan aman.
Perkembangan terkini terkait penanganan dan kapan akses akan dibuka kembali akan diumumkan setelah laporan resmi dari petugas di lapangan diterima.
Jalan Bukittinggi–Maninjau merupakan salah satu jalur wisata utama di Sumatera Barat. Gangguan berulang di titik Sungai Landia menjadi perhatian serius karena menghambat mobilitas warga dan wisatawan yang hendak menuju objek wisata Danau Maninjau.