BMKG Minangkabau Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat dan Petir di 9 Daerah Sumatera Barat Hari Ini

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50:01 WIB
BMKG Minangkabau mengeluarkan peringatan dini hujan lebat dan petir di sembilan daerah Sumatera Barat hari ini.

PADANG — BMKG Minangkabau meminta warga Sumatera Barat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada hari ini. Peringatan dini dikeluarkan menyusul analisis kondisi atmosfer yang menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan konvektif di sejumlah wilayah.

Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Diguyur Hujan Lebat?

Berdasarkan rilis resmi BMKG, terdapat sembilan daerah yang perlu mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat. Wilayah tersebut meliputi Pasaman Barat, Pasaman, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Sijunjung.

Prakiraan cuaca menunjukkan kondisi pagi hari umumnya berawan. Namun, memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat dan meluas di sejumlah titik.

Suhu dan Tingkat Kelembapan: Apa yang Perlu Diantisipasi?

BMKG mencatat suhu udara pada siang hari berkisar antara 28 hingga 29 derajat Celsius. Memasuki malam hari, suhu diperkirakan turun menjadi 24 hingga 25 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 87 hingga 91 persen.

Kondisi kelembapan yang tinggi ini menjadi salah satu pemicu terbentuknya awan hujan yang persisten. Hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi hingga malam hari di beberapa wilayah Sumbar.

Potensi Bencana dan Imbauan untuk Masyarakat

BMKG mengingatkan sejumlah dampak yang mungkin menyertai cuaca ekstrem ini, seperti berkurangnya jarak pandang, genangan air, hingga potensi bencana hidrometeorologi. Ancaman ini terutama berlaku bagi warga yang bermukim di kawasan perbukitan dan bantaran sungai.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk menyiapkan payung atau jas hujan. Pemantauan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG juga disarankan untuk mengantisipasi perubahan kondisi yang tiba-tiba.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: radarsumbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top