PADANG — Delapan kursi kepemimpinan polres di Sumatera Barat berganti penghuni dalam sebuah gelombang mutasi yang dikonfirmasi langsung oleh Kepolisian Daerah (Polda) setempat. Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya, membenarkan perombakan tersebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi.
"Iya, ada mutasi terbaru di tubuh Polri, termasuk pergantian beberapa Kapolres di Sumbar," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (26/6/2026).
Di antara delapan pejabat yang dimutasi, empat di antaranya mendapat promosi ke posisi yang lebih tinggi. Kapolres Pasaman AKBP M Agus Hidayat, misalnya, kini dipercaya menjabat Wadirsamapta Polda Riau. Sementara Kapolres Solok Selatan AKBP M Faisal Perdana dipromosikan menjadi Wakapolrestabes Semarang.
Dua lainnya adalah Kapolres Agam AKBP Muari yang mendapat penugasan baru di Korbrimob Polri, serta Kapolres Tanah Datar AKBP Dr Nur Ichsan Dwi Septiyanto yang kini bertugas di Bareskrim Polri.
Pergantian tidak hanya bersifat internal Polda Sumbar. Sejumlah pejabat baru datang dari satuan kerja di luar daerah. AKBP Irwan Andeta, misalnya, sebelumnya bertugas di Korlantas Polri dan kini dipercaya memimpin Polres Payakumbuh. Sementara AKBP Rini Anggraini, yang sebelumnya bertugas di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, kini menjabat Kapolres Solok.
Di Polres Pesisir Selatan, posisi yang ditinggalkan AKBP Derry Indra—yang kini menjadi Wadirpamobvit Polda Sumbar—diisi oleh AKBP Ricky Ricardo yang sebelumnya menjabat Kapolres Payakumbuh. Pola rotasi ini menciptakan rantai mutasi berantai di beberapa wilayah.
Kombes Susmelawati menjelaskan bahwa rotasi merupakan mekanisme standar di tubuh Polri. "Mutasi tersebut merupakan bentuk penyegaran di tubuh Polri. Jadi, ini adalah hal yang biasa. Rotasi bisa dilakukan setiap triwulan atau enam bulan sekali sebagai bagian dari perputaran jabatan," katanya.
Ia menambahkan bahwa sebagian personel yang dimutasi juga ada yang memperoleh promosi jabatan, menandakan bahwa mutasi ini tidak semata-mata bersifat administratif, melainkan juga sebagai bagian dari pembinaan karier.