PAYAKUMBUH — Pemerintah Kota Payakumbuh memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Wisuda Iqra dan Khatam Al-Quran yang digelar di Masjid Muflihin, Kelurahan Talang, Kecamatan Payakumbuh Barat. Acara yang berlangsung Senin (6/7/2026) itu dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Elzadaswarman mewakili Wali Kota Zulmaeta.
Uniknya, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh anak-anak, tetapi juga melibatkan warga pra-lansia dan lansia. Berdasarkan laporan panitia, sebanyak 54 anak bersama 18 peserta pra-lansia dan lansia mengikuti prosesi Khatam Al-Quran. Sementara itu, 19 anak lainnya mengikuti Wisuda Iqra.
Keikutsertaan para lansia inilah yang membuat Elzadaswarman merasa tersentuh. "Setelah sekian banyak masjid dengan kegiatan serupa yang saya kunjungi, baru kali ini saya benar-benar terharu. Saya sangat mengapresiasi karena kegiatan ini turut memberikan kesempatan kepada para lansia untuk mewujudkan cita-cita lama yang belum sempat tercapai," ujarnya.
Menurut Elzadaswarman, keterlibatan warga pra-lansia dan lansia menjadi nilai tersendiri. Hal itu membuktikan bahwa belajar membaca Al-Quran bisa dimulai kapan saja tanpa dibatasi oleh usia.
Ia menilai penyelenggaraan di Masjid Muflihin ini menjadi contoh baik dalam membangun budaya membaca Al-Quran karena memberikan ruang bagi seluruh lapisan masyarakat. "Salah satu jalan menuju surga adalah dengan menanamkan rasa cinta terhadap Al-Quran. Karena itu, mari kita jadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup dan terus menghidupkan kegiatan seperti ini di tengah masyarakat," kata Elzadaswarman saat memberikan sambutan.
Pj Wakil Wali Kota berharap agenda rutin dua tahunan ini dapat terus berkelanjutan. Ia juga mendorong agar kegiatan serupa bisa menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lain di Kota Payakumbuh.
Menurutnya, tradisi keagamaan semacam ini tidak hanya mendorong peningkatan kemampuan membaca Al-Quran sejak usia dini, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar sepanjang hayat. "Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat memperkuat karakter religius masyarakat, mempererat kebersamaan antargenerasi, serta melahirkan generasi Qurani yang menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia di Kota Payakumbuh," pungkasnya.