BATUSANGKAR — Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyempatkan diri hadir langsung ke SDN 09 Panyalaian, Kecamatan X Koto, pada Senin (13/7). Kedatangannya bukan sekadar seremoni, ia sekaligus bernostalgia mengenang masa kecilnya di sekolah dasar tersebut.
Dalam kesempatan itu, Fadly bertindak sebagai inspektur upacara. Setelah upacara, ia memberikan kenang-kenangan kepada guru yang memasuki masa purna tugas dan mengadakan kuis berhadiah untuk para siswa. Kegiatan itu dirangkaikan dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
"Hari ini, hari pertama ananda kelas satu melangkah di pendidikan sekolah dasar, terus semangat dalam belajar untuk mencapai cita-cita ke depan," ujar Fadly di hadapan para siswa. Ia juga berpesan kepada majelis guru agar mampu menyesuaikan metode mendidik dengan perkembangan zaman.
Fadly menekankan bahwa penguatan pendidikan karakter harus diajarkan dan ditanamkan sejak usia dini, terutama saat di sekolah dasar. "Kita harus menanamkan pendidikan karakter sejak dini, karena akan membentuk anak generasi muda kita sebagai generasi yang bermoral, beretika dan berkepribadian yang baik," tegasnya.
Menurut Fadly, pendidikan tidak boleh hanya mengejar kecerdasan akademik. "Namun juga membentuk pribadi yang jujur, bertanggungjawab, hormat kepada orang tua dan guru serta memiliki integritas," lanjutnya.
Wabup menjelaskan, pendidikan karakter memiliki dampak panjang bagi generasi muda ke depan, baik di sekolah, dunia kerja, maupun di lingkungan sosial. "Dengan pendidikan karakter bisa membangun fondasi moral yang kuat, dimana mereka bisa membedakan yang benar dan salah serta berani mengambil keputusan yang etis di masa-masa sulit," ungkapnya.
Ia menambahkan, pendidikan karakter juga melatih kecerdasan emosional, seperti kemampuan mengelola emosi dan stres. Fadly optimistis, melalui semangat kebersamaan antara sekolah, orang tua, dan pihak terkait lainnya, mewujudkan generasi muda yang berkarakter baik bisa dicapai.