Ketua DPRD Pariaman Minta Pers Jadi Penyeimbang Disinformasi di Media Sosial, Wartawan Diminta Perkuat Integritas

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 22:59:31 WIB
Ketua DPRD Pariaman Muhajir Muslim menghadiri pelantikan Pengurus PWI Pariaman/Padang Pariaman periode 2026/2029 di Pariaman.

PARIAMAN — Muhajir Muslim menilai era teknologi saat ini membuat informasi beredar sangat cepat, namun kebenarannya belum bisa dijamin. Kondisi ini menuntut pers untuk hadir dengan karya jurnalistik yang berpegang pada etika dan kode etik jurnalistik.

“Di era teknologi saat ini informasi beredar dengan cepat namun sayangnya informasi itu belum pasti kebenarannya,” kata Muhajir dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus PWI Pariaman/Padang Pariaman periode 2026/2029 tersebut.

Ia menegaskan bahwa informasi yang salah tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga bisa mengganggu stabilitas hubungan antara lembaga pemerintah dan masyarakat. Karena itu, pers sebagai pilar keempat demokrasi memiliki tanggung jawab untuk meluruskan berita-berita yang keliru di ruang digital.

Fenomena Konten Viral dan Dampaknya bagi Masyarakat

Dalam kesempatan itu, Muhajir juga menyoroti fenomena masyarakat yang berlomba-lomba membuat konten demi mengejar popularitas. Menurutnya, banyak pihak yang tidak lagi memikirkan dampak buruk dari informasi yang mereka sebarkan, selama konten tersebut bisa viral.

“Pers dapat memperdalam sebuah informasi untuk dijadikan berita sehingga informasi yang beredar di masyarakat bukan berita hoaks,” ujarnya menambahkan.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mencintai Pariaman dengan cara tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Sikap ini dinilai penting untuk menjaga kondusivitas dan nama baik daerah.

PWI Perkuat Integritas Wartawan di Tengah Tantangan Media Sosial

Senada dengan Muhajir, Ketua PWI Pariaman/Padang Pariaman Idham Fadhli menyebut tantangan wartawan di era media sosial semakin berat. Ia menilai fenomena masyarakat yang membuat konten demi viral perlu dicermati oleh banyak pihak, terutama oleh kalangan pers itu sendiri.

“Tantangan wartawan dalam menyampaikan informasi di era media sosial saat ini semakin berat sehingga harus disikapi semua pihak apalagi wartawan,” kata Idham.

Oleh karena itu, kegiatan Bimtek ini menjadi salah satu upaya organisasi untuk memperkuat integritas wartawan yang tergabung di dalamnya. Dengan integritas yang kuat, wartawan diharapkan mampu menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak mudah terbawa arus disinformasi yang beredar di masyarakat.

Pengurus PWI Pariaman/Padang Pariaman yang baru dilantik diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas jurnalistik di daerah, sekaligus menjadi mitra kritis bagi pemerintah dalam membangun daerah.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top